Penyelidikan Kasus Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita Terus Berjalan
Polisi kini sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap lima orang yang diduga terlibat dalam kasus penipuan yang dilakukan oleh wedding organizer (WO) Ayu Puspita. Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa salah satu dari kelima orang tersebut adalah pemilik sekaligus penanggung jawab utama WO tersebut.
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa seorang korban telah resmi melapor ke Polda Metro Jaya pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Laporan ini menjadi awal dari proses penyelidikan yang kini ditangani langsung oleh jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Proses Penyelidikan dan Pemeriksaan
Proses penyelidikan mendalam kini terus berlangsung tanpa henti. Tujuannya adalah untuk memastikan konstruksi perkara lebih jelas dan menentukan status tersangka bagi pelaku. Budi menegaskan bahwa kemungkinan akan ada peningkatan status tersangka dan upaya penahanan terhadap para tersangka.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya masih terus didalami terkait dengan lokasi kejadian dugaan tindak pidana. Hal ini dilakukan agar penanganan kasus dapat lebih tepat dan sesuai dengan wilayah hukum masing-masing.
Pengamatan dari Kasat Reskrim
Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengonfirmasi bahwa penyelidikan lapangan masih berlangsung. Ia menjelaskan bahwa pihaknya terus mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi maupun pihak WO untuk memperkuat berkas perkara.
Onkoseno menyampaikan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari para korban WO tersebut. Dari semalam, lima orang dari pihak WO kini sedang diperiksa. Seluruh individu yang sedang diperiksa kini telah diamankan untuk mencegah mereka melarikan diri maupun menghilangkan barang bukti.

Korban dan Nilai Kerugian
Berdasarkan data sementara, jumlah korban yang tercatat sudah mencapai 87 orang. Mereka tersebar di berbagai lokasi acara, menunjukkan dugaan kuat bahwa pola penipuan yang dilakukan memiliki cakupan yang luas. Untuk nilai kerugian, pihak kepolisian masih melakukan perhitungan detail berdasarkan bukti transaksi yang diberikan para korban.
Kompol Onkoseno menyampaikan bahwa nilai kerugian diprediksi sangat besar. Ia menjelaskan, "Masih kita kalkulasi yang pasti sampai kalau ratusan juta dari total semuanya."
Modus Penipuan
Modus pelaku dalam kasus penipuan WO ini adalah menawarkan paket pernikahan ekonomis. Namun, pada kenyataannya, pelaku tidak memenuhi ketentuan yang dijanjikan, sehingga korban merugi. Kejadian ini mulai ramai di media sosial, dengan sejumlah korban tampak mendatangi kediaman pemilik WO Ayu Puspita di Jalan Beton RT 003 RW 005, Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur, pada Minggu (7/12/2025).

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, datang ke lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif. Situasi sempat memanas karena massa menuntut pertanggungjawaban dari pihak wedding organizer. Upaya ini dilakukan guna meredam emosi massa serta mencegah terjadinya tindakan anarkis.
Setelah keadaan berhasil dikendalikan, terduga pelaku diamankan dan selanjutnya dibawa untuk dilimpahkan penanganannya ke Polres Metro Jakarta Utara sesuai laporan kasus. Polres Metro Jakarta Timur bersama Polres Metro Jakarta Utara berkolaborasi dalam melakukan langkah-langkah proses hukum lebih lanjut agar penanganan kasus dapat berjalan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.