Lindungi Permainan Tradisional, UI Perkenalkan Congklak Digital

admin.aiotrade 22 Okt 2025 3 menit 26x dilihat
Lindungi Permainan Tradisional, UI Perkenalkan Congklak Digital

Pengenalan Budaya Melalui Gim Edukatif

Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Studi Produksi Media, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia mengenalkan gim edukatif berbasis permainan tradisional yakni congklak di Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai budaya Indonesia kepada generasi muda melalui media yang relevan dengan era digital.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut mengusung tema “Pengenalan Bisnis melalui Gim Mobile Bertemakan Permainan Tradisional”. Acara berlangsung di Saung Eling, Bogor dengan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta pegiat budaya lokal. Dalam acara itu, mahasiswa Prodi Produksi Media, dengan konsentrasi Game Development menampilkan hasil karya gim interaktif, yang mengadaptasi permainan congklak ke dalam platform digital.

Permainan Congklak dan Tantangan Modern

Permainan congklak saat ini semakin jarang dimainkan karena anak-anak lebih memilih gim digital modern. Lunturnya minat tersebut dipengaruhi oleh kurangnya ruang bermain, rendahnya eksposur dari keluarga dan sekolah, serta derasnya pengaruh teknologi. Padahal, congklak memiliki nilai penting dalam membentuk karakter, melatih strategi, dan mempererat interaksi sosial.

Digitalisasi congklak dalam bentuk game mobile diharapkan dapat menjadi solusi untuk memperkenalkan kembali budaya tradisional dengan cara yang sesuai dengan dunia anak-anak masa kini. "Kami ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak harus selalu bersifat konvensional. Melalui media digital, permainan tradisional seperti congklak bisa hidup kembali dan dikenal oleh anak muda masa kini," kata Ketua Prodi Produksi Media Ngurah Rangga Wiwesa, S.I.Kom., M.I.Kom dalam keterangan tertulis Humas UI, Rabu 22 Oktober 2025.

Pengembangan Gim Congklak

Gim Congklak dikembangkan di Ox Lab selama lebih kurang dua bulan dan menjadi produk gim ke-81 sepanjang tahun 2025. Gim yang akan hadir di Google Play Store itu merupakan permainan kasual dengan tampilan ilustrasi 2D yang dirancang agar mudah dimainkan di perangkat mobile.

Dalam permainan, pemain mengendalikan bidak congklak dengan sentuhan atau gerakan jari di layar. Setiap biji congklak dipindahkan satu per satu ke setiap lubang papan sesuai aturan tradisional. Tujuan utama dari permainan itu adalah mengumpulkan biji sebanyak mungkin di lumbung milik pemain. Gim Congklak bakal membuat para pemain merasa penasaran karena meskipun memiliki aturan sederhana, strategi yang digunakan dapat berbeda di setiap giliran.

Antusiasme dan Partisipasi

Pengelola Saung Eling, Riri, mengungkapkan antusiasme warga terhadap kegiatan tersebut. "Anak-anak di sini sangat senang bisa mencoba permainan congklak versi digital. Mereka menjadi lebih tahu kalau permainan tradisional bisa tetap seru meskipun tampil dalam bentuk modern. Kegiatan ini juga membuka wawasan kami tentang bagaimana budaya bisa dilestarikan lewat teknologi,” kata Riri.

Para peserta juga diajak untuk mencoba gim congklak versi digital dan berdiskusi mengenai potensi pengembangan gim lokal berbasis kearifan budaya. Selain memperkenalkan hasil karya mahasiswa, kegiatan itu juga menjadi sarana pembelajaran lintas disiplin antara teknologi, seni, dan komunikasi.

Dukungan dan Harapan

Direktur Program Pendidikan Vokasi Padang Wicaksono, S.E., Ph.D. turut mendukung karya tersebut. Padang mengatakan karya itu membuktikan bahwa mahasiswa Program Pendidikan Vokasi mampu menggabungkan kreativitas, teknologi, dan nilai budaya dalam balutan kemajuan teknologi digital. "Harapannya, Gim Congklak ini menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan konten lokal yang mendidik dan menghibur," kata Padang.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan