
Inter Milan Diambang Perubahan: Kekalahan dari Napoli Jadi Titik Balik
Pada pertandingan pekan kedelapan Liga Italia 2025/2026, Inter Milan harus menerima kekalahan dari Napoli dengan skor 3-1 di Stadio Diego Armando Maradona. Hasil ini tidak hanya mengguncang mental pemain, tetapi juga memicu kritik tajam terhadap lini belakang Nerazzurri. Banyak pihak menyebut bahwa kekalahan ini menjadi bukti keruntuhan struktural dan mental yang signifikan.
Media Italia, Corriere dello Sport, memberikan penilaian yang sangat keras terhadap performa tim. Mereka menilai bahwa lini pertahanan Inter Milan gagal membaca situasi berbahaya pada momen-momen krusial. Bahkan, beberapa pemain seperti Manuel Akanji mendapat nilai rendah, yaitu 4, yang menunjukkan penampilan buruknya dalam laga tersebut. Akanji dinilai lambat dalam mengawal lawan dan terpaksa mengejar Anguissa saat skor mencapai 3-1.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain Akanji, Francesco Acerbi dan Ange-Yoan Bonny juga mendapat nilai 4,5. Sementara itu, beberapa pemain lain seperti Bastoni, Dumfries, Dimarco, Zielinski, Lautaro, dan Chivu mendapat nilai 5. Meskipun begitu, corriere dello Sport menyatakan bahwa lini belakang Inter Milan masih jauh dari harapan.
Di sisi lain, Hakan Calhanoglu menjadi satu-satunya pemain yang mendapatkan pujian. Ia diberi nilai 6 karena kemampuannya menciptakan ancaman dan gol dari titik penalti. Namun, media ini juga menyimpulkan bahwa Inter Milan kehilangan semangat setelah jeda, yang menunjukkan penurunan sikap kolektif dan performa secara keseluruhan.
Dengan sorotan tajam yang didapat oleh lini belakang, Inter Milan disebut akan segera mempercepat langkah mereka untuk merekrut bek baru. Beberapa nama telah masuk dalam radar klub, termasuk Marc Guehi dari Crystal Palace. Guehi dipandang sebagai target utama, meski Inter harus bersaing dengan Liverpool dan klub-klub besar Eropa lainnya.
Selain Guehi, Inter Milan juga mempertimbangkan Oumar Solet dari Udinese sebagai target jangka panjang. Selain itu, Tarik Muharemovic dari Sassuolo dan Joel Ordonez dari Club Brugge juga menjadi opsi yang sedang dipantau.
Menurut laporan Calciomercato via L’Interista, Inter Milan telah mengalokasikan dana sekitar €20-25 juta untuk bursa transfer musim dingin. Klub ingin memperkuat lini pertahanan dengan seluruh anggaran yang dimiliki.
Di sisi lain, Inter Milan juga menghadapi potensi kepergian dua pemain veteran di lini belakang, yaitu Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij. Kontrak keduanya akan habis pada akhir musim 2025/2026, dan klub tampak tidak berniat memperpanjang kontrak mereka. Dengan kekalahan dari Napoli, Inter Milan diyakini akan lebih serius dalam upaya merekrut bek baru pada bursa transfer Januari.