Lirboyo Bersemarak, Ribuan Santri Gema Selawat di Kediri Peringati Hari Santri 2025

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Lirboyo Bersemarak, Ribuan Santri Gema Selawat di Kediri Peringati Hari Santri 2025
Lirboyo Bersemarak, Ribuan Santri Gema Selawat di Kediri Peringati Hari Santri 2025

Perayaan Hari Santri Nasional 2025 di Lirboyo

Pada malam hari Senin (20/10/2025), Lapangan Barat Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri dipenuhi oleh ribuan santri dan jamaah Syekhermania. Acara yang diberi nama Lirboyo Bersholawat ini digelar sebagai peringatan Hari Santri Nasional 2025. Acara tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan antusiasme tinggi dari peserta.

Acara besar ini menjadi momen penting dalam memperingati peran serta kontribusi para santri terhadap bangsa Indonesia. Ribuan santri tampak kompak dalam mengikuti lantunan sholawat yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Suasana religius dan haru terasa hingga ke sudut lapangan, di mana banyak dari mereka mengibarkan bendera dan bersorak 'Allahu Allah' dalam irama yang menggema.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tokoh-Tokoh Penting Hadir dalam Acara

Tidak hanya santri dan jamaah, acara ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting. Di antaranya adalah Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin. Turut hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, serta para masayikh dan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa pesantren merupakan kekuatan utama bangsa. Ia menjelaskan bahwa pesantren menjadi soko guru pendidikan di Indonesia. Sebelum adanya sistem pendidikan formal, para ulama-lah yang mendidik anak bangsa dan menanamkan nilai cinta tanah air, hubbul waton minal iman.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi terhadap kiprah luar biasa Pondok Pesantren Lirboyo. Menurutnya, Lirboyo telah melahirkan banyak alumni dan pesantren cabang di seluruh Indonesia bahkan mancanegara. "Kalau bicara Lirboyo, bukan hanya Kediri. Ada Lirboyo di banyak daerah, bahkan di luar negeri. Ini bukti bahwa ekosistem pesantren sangat kuat," tambahnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi inovasi pesantren dalam menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah mandiri. "Di Lirboyo, pengolahan limbah dilakukan luar biasa. Ini sejalan dengan program Bapak Presiden Prabowo tentang pemilahan sampah. Dari sampah bisa jadi rupiah, bahkan barokah," ujar Khofifah.

Peran Pesantren dalam Pembangunan Kota Kediri

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan rasa syukurnya atas keberadaan pesantren-pesantren besar di Kota Kediri, termasuk Lirboyo. Ia menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat.

"Pembangunan Kota Kediri tak lepas dari peran pesantren. Bersama para kiai dan santri, kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan memberi manfaat bagi masyarakat," tutur Vinanda.

Ia juga memohon dukungan dan doa dari para ulama agar pemerintahan Kota Kediri senantiasa diberi keberkahan. "Kami mohon doa para kiai agar roda pemerintahan di Kota Kediri selalu mendapat rahmat dan bimbingan Gusti Allah," ujarnya dengan penuh harap.

Keikutsertaan Tokoh-Tokoh Lain

Acara Lirboyo Bersholawat juga dihadiri sejumlah tokoh penting lainnya, seperti KH. Anwar Manshur, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, Ketua PWNU Jatim KH. Abdul Hakim Mahfudz, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, hingga jajaran Forkopimda Kota Kediri. Keberadaan mereka menunjukkan besarnya perhatian terhadap perayaan Hari Santri Nasional 2025.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan