Listrik 5.961 Desa Aceh Kembali Menyala

admin.aiotrade 16 Des 2025 2 menit 15x dilihat
Listrik 5.961 Desa Aceh Kembali Menyala

Pemulihan Listrik di Aceh dan Wilayah Lain Pasca-Banjir

Tim Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Siaga Bencana melaporkan bahwa aliran listrik telah kembali menyala di 5.961 dari 6.500 desa yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh. Sebanyak 539 desa masih mengalami pemadaman pada Senin, 15 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dari total 970.954 pelanggan yang terdampak, sebanyak 774.401 pelanggan telah kembali mendapatkan pasokan listrik. Kabupaten dengan jumlah desa terdampak yang masih padam terbanyak adalah Aceh Tengah dengan 147 desa, diikuti oleh Bener Meriah (140 desa), Aceh Tamiang (99 desa), Gayo Lues (69 desa), dan Aceh Timur (41 desa).

Selain itu, kabupaten lain seperti Aceh Utara, Bireuen, Nagan Raya, Aceh Tenggara, dan Aceh Barat juga masih memiliki beberapa desa yang mengalami pemadaman listrik.

Di Sumatera Utara, dari 554.048 pelanggan terdampak, sebanyak 543.346 pelanggan telah kembali menerima aliran listrik. Meski pemulihan sempat berhasil di semua kecamatan, hujan deras dan longsoran serta jalan putus membuat tiga kabupaten belum sepenuhnya teraliri listrik. Contohnya, di Tapanuli Tengah, dari 215 desa, 5 desa masih padam; di Tapanuli Utara, 4 dari 395 desa masih padam; dan 1 dari 211 desa di Tapanuli Selatan masih dalam kondisi serupa.

Di Sumatera Barat, akibat adanya banjir susulan, tercatat 274.564 pelanggan terdampak, dengan 273.804 pelanggan sudah kembali mendapat pasokan listrik. Tiga jorong/dusun kembali terendam banjir, yaitu Jorong Lambeh (145 pelanggan), Jorong Batu Busuak (530 pelanggan), dan Jorong Labuah (85 pelanggan).

Kendala Pemulihan Jaringan Listrik

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12), menyampaikan berbagai kendala pemulihan jaringan listrik, termasuk jalan-jalan yang sulit dilalui, tiang-tiang listrik yang roboh, dan beberapa desa masih terendam banjir.

“Jika listrik dipaksakan dialirkan ke area yang masih terendam, itu berpotensi menyebabkan kecelakaan,” ujar dia.

Secara teknis, Bahlil menjelaskan perkembangan pasokan listrik di Aceh. Saat ini, total kapasitas pembangkit di Banda Aceh sekitar 110 Megawatt (MW) dan rata-rata beban yang masuk saat ini berkisar 66 MW, meski sebagian pasokan masih berasal dari genset.

"Jaringan induk yang telah terpasang kini mencapai sekitar 80–90 persen, dan diperkirakan dalam beberapa minggu semua akan kembali normal. Jika ini terjadi, aliran listrik dari Arun dan Bireuen akan bisa masuk secara normal," kata Bahlil.

Untuk transmisi antarpulau Sumatera, lanjut dia, sambungan sudah terkoneksi. Namun, meski jaringan dasar terhubung, distribusi ke desa-desa masih terkendala karena kerusakan infrastruktur yang parah.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan