Lokakarya Peningkatan Kritis Siswa oleh Ferdiansyah

admin.aiotrade 22 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Lokakarya Peningkatan Kritis Siswa oleh Ferdiansyah

Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Lokakarya Guru

Sebanyak puluhan guru dari Kota/Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut mengikuti lokakarya pembelajaran mendalam. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan pendekatan pembelajaran yang lebih dalam di kalangan para pendidik.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah, prinsip pembelajaran lokakarya ini dilakukan dengan metode "masuk keluar masuk" yang ditempuh selama 40 jam pelajaran. Prosesnya dimulai dengan pembekalan awal, kemudian dilanjutkan dengan freetest, diikuti dengan keagotan (kegiatan berbasis keterlibatan), lalu para peserta kembali ke sekolah untuk melakukan praktik, membuat video pembelajaran yang lebih mendalam.

Setelah itu, peserta mengirimkan hasilnya untuk dinilai dan terakhir mendapatkan refleksi. Lokakarya ini bisa dilakukan secara offline maupun online. Peserta juga akan kembali menerima undangan untuk mengikuti event berikutnya. Dari kegiatan pertama hingga event ini, jarak waktu yang dibutuhkan sekitar 3 bulan, dan hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan.

Lokakarya ini bertujuan untuk membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran mendalam. Harapannya, kualitas pengajaran akan menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Prinsip pembelajaran mendalam yang terlihat sederhana justru membuat siswa menjadi lebih kritis.

Siswa akan lebih memahami apa yang diajarkan, lebih peduli terhadap sesama teman, keluarga, orang tua, dan tetangga. Selain itu, Ferdiansyah menegaskan bahwa kritik bagi guru juga penting. Penilaian guru, yang disebut sebagai juri, merupakan bagian dari assessment bagi guru itu sendiri dalam rangka memperbaiki apa yang telah diajarkan kepada siswanya.

Ia juga meminta bantuan kepada Pemkab dan Pemkot Tasikmalaya serta Kabupaten Garut agar dapat membantu memastikan bahwa guru-guru yang telah diberi pemahaman dapat menjalankannya dengan baik. DPR RI dan pusat kurikulum pembelajaran juga bisa dipantau dan ditularkan kepada rekan-rekan lainnya, sehingga guru tersebut bisa belajar mandiri.

Ferdiansyah menyebut bahwa pihaknya secara rutin membangun pemahaman konsep bagi guru. Para tenaga pendidik perlu terus belajar tentang prinsip-prinsip pembelajaran mendalam dan bagaimana menerapkannya dalam konteks pembelajaran yang berbeda.

Selain itu, lokakarya ini juga berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif siswa. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, dengan pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan siswa.

Manfaat dari penerapan pembelajaran mendalam antara lain adalah meningkatkan hasil belajar siswa, terutama dalam hal pemahaman konsep dan keterampilan berpikir. Antusiasme peserta lokakarya sejak awal cukup tinggi. Namun, setiap peserta diseleksi berdasarkan aspek usia, penguasaan teknologi, dan minat. Hingga saat ini, terjaring sebanyak 51 orang dari kabupaten Tasikmalaya.

Dorongan pelatihan ini tidak akan terus-menerus dilakukan. Oleh karena itu, para guru harus bisa mandiri. Karena penguasaan teknologi juga memerlukan unsur otodidak.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan