Longsor Hancurkan Jember, 1 Rumah Runtuh dan 9 Terisolasi

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 12x dilihat
Longsor Hancurkan Jember, 1 Rumah Runtuh dan 9 Terisolasi

Peristiwa Longsor di Jember Akibat Hujan Deras

Sebuah peristiwa longsor terjadi di wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari hingga siang pada Minggu (9/11/2025). Kejadian ini terjadi di bantaran Sungai Kaliwates, yang menyebabkan kerusakan signifikan pada beberapa bangunan dan akses jalan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Longsor terjadi sekitar pukul 13.15 WIB di Jalan Imam Bonjol Nomor 70, RT 002/RW 001, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates. Sebelumnya, hujan intensitas sedang hingga lebat menyebabkan air sungai meluap dan mengikis tanah di tepi aliran. Pemilik rumah bernama Sarina (75) mendengar bunyi retakan di bagian belakang rumahnya sekitar pukul 13.00 WIB. Ia segera mengevakuasi diri bersama keluarganya setelah menyadari kondisi berbahaya.

Tidak lama kemudian, bagian tanah di bawah rumah amblas dan menyeret bangunan berukuran 2x4 meter ke aliran sungai. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, rumah milik Ibu Sarina mengalami kerusakan berat dan akses jalan di depan rumah terputus akibat longsoran sepanjang sekitar 12 meter.

Dampak Longsor Terhadap Warga Sekitar

Longsor juga menyebabkan sembilan rumah di sekitar lokasi kehilangan akses keluar masuk kendaraan roda dua. Warga kini harus berjalan kaki melewati jalur alternatif yang licin dan sempit untuk mencapai jalan utama. Selain itu, dua rumah di sebelah rumah Sarina juga dalam kondisi terancam karena bagian belakang bangunan mulai retak.

Kepala BPBD Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, menyampaikan bahwa BPBD Jember telah mengimbau pemilik rumah untuk mengosongkan area yang rawan guna menghindari risiko longsor susulan. “Kami sudah meminta dua rumah di sekitar lokasi agar mengosongkan bagian belakangnya karena retakan tanah semakin melebar. Warga juga diimbau tetap waspada apabila hujan deras kembali turun,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Sarina bersama keluarga kini mengungsi sementara ke rumah kerabat yang masih berdekatan dengan lokasi kejadian. Tim gabungan dari BPBD Jember, Polsek Kaliwates, Dinas Sosial, PU BMSDA Provinsi Jawa Timur, Dinas Perhubungan, Babinsa, serta Destana Kaliwates telah dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan.

Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Asesmen hingga penyaluran bantuan logistik untuk warga terdampak telah dilaksanakan. Bantuan tersebut seperti paket sembako, alat kebersihan, peralatan masak dan makan, makanan siap saji, lauk pauk, paket sandang, terpal, selimut, dan matras.

“Bantuan logistik dasar sudah kami salurkan kepada korban terdampak. Selain itu, tim juga memasang garis polisi (police line) dan menyiapkan pemasangan terpal di area longsoran untuk mencegah longsor susulan,” terang Indra.

Hingga Minggu malam, petugas bersama relawan dan Destana Kaliwates masih bersiaga di lokasi. Kondisi tanah yang labil membuat area sekitar longsoran tetap rawan pergerakan.

Upaya Mitigasi Jangka Panjang

BPBD Jember juga merekomendasikan kepada Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) agar segera melakukan pembangunan dinding penahan tanah atau bronjong di sepanjang bantaran Sungai Kaliwates. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi risiko longsor di kemudian hari.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas teknis untuk penanganan lebih lanjut, terutama pembangunan dinding penahan. Mitigasi permanen diperlukan karena kondisi kontur tanah di kawasan bantaran sungai cukup labil,” tuturnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan