Longsor Tutup Jalur Palopo-Luwu, Warga Terjebak Semalaman

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Longsor Tutup Jalur Palopo-Luwu, Warga Terjebak Semalaman

PALOPO, aiotrade
Hujan deras yang terus mengguyur Kota Palopo, Sulawesi Selatan sejak sore hari tanggal 11 November 2025, menyebabkan longsoran di Kilometer 14, Kelurahan Latuppa, Kecamatan Mungkajang. Material longsor berupa tanah, batu, dan batang pohon menutupi seluruh jalur penghubung antara Kota Palopo dan Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.30 Wita ketika hujan masih terus mengguyur. Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan dua daerah tersebut terputus total selama beberapa jam.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Aipda Jasman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Latuppa, menjelaskan bahwa material longsor sangat tebal dan menutupi seluruh badan jalan. Ia mengatakan:

“Diperkirakan itu tadi malam sekitar jam setengah delapan. Ini jalur yang terputus, penghubung Kota Palopo dengan Kabupaten Luwu, tepatnya Kecamatan Bastem Utara,” katanya saat ditemui di lokasi pada Rabu pagi.

Warga bersama aparat kepolisian, TNI, dan perangkat kelurahan berupaya membersihkan material menggunakan alat seadanya agar akses bisa kembali terbuka. Meski kendaraan roda dua sudah bisa melewati jalur tersebut, kendaraan roda empat masih kesulitan karena ada sisa material yang menumpuk.

Selain itu, longsoran juga menyebabkan tiang listrik tertimpa, sehingga sebagian wilayah di sekitar lokasi mengalami pemadaman listrik. Kondisi tanah di sekitar tebing masih labil, membuat petugas harus berhati-hati dalam melakukan pembersihan karena kemungkinan terjadinya longsoran susulan.

Warga Terjebak Semalaman
Di lokasi yang sama, sejumlah warga terjebak semalaman akibat jalan tertutup total. Salah satunya adalah Suleha, pedagang dari Bastem Utara yang hendak pulang ke Palopo.

“Sejak selesai Maghrib kami di sini, kami terjebak jadi kami semalaman di sini,” ujar Suleha saat ditemui di lokasi.

“Kami dari Bastem Utara, bawa jualan, mau pulang ke Palopo. Terjebak di sini sama suami, dari semalam,” tambahnya.

Hingga Rabu siang, alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum belum bisa bekerja maksimal karena kondisi tanah masih lembek dan rawan longsor susulan. Petugas kepolisian, TNI, dan BPBD Palopo tetap bersiaga untuk mengatur lalu lintas serta mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintas sebelum jalur benar-benar aman.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan menyeluruh, mengingat jalur Latuppa - Bastem merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan Palopo dengan wilayah pegunungan Luwu bagian utara. Mereka berharap agar langkah-langkah pencegahan dan perbaikan dapat segera dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan