Lonjakan Ratusan Persen, BEI Hentikan Perdagangan 4 Saham Mulai Jumat (10/10)

admin.aiotrade 10 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Lonjakan Ratusan Persen, BEI Hentikan Perdagangan 4 Saham Mulai Jumat (10/10)

aiotrade.app.CO.ID - JAKARTA.
Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengambil langkah untuk menghentikan sementara perdagangan saham empat perusahaan tercatat, yaitu PT Timah Tbk (TINS), PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap investor, mengingat adanya peningkatan harga yang signifikan pada saham-saham tersebut.

Alasan Penghentian Sementara Perdagangan

Penghentian sementara perdagangan saham tersebut diberlakukan dalam rangka melakukan cooling down atau pengendapan harga. BEI menilai bahwa tindakan ini diperlukan agar pelaku pasar dapat mempertimbangkan secara matang setiap keputusan investasi mereka. Dengan demikian, investor akan lebih waspada dan tidak terjebak dalam fluktuasi harga yang tidak wajar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Suspensi ini mulai berlaku sejak hari Jumat, 10 Oktober 2025. Keputusan ini diumumkan melalui surat resmi BEI, yang menyatakan bahwa penghentian sementara perdagangan saham TINS, FOLK, YPAS, dan TFAS akan diberlakukan di pasar reguler maupun pasar tunai.

Tujuan Suspensi

Tujuan utama dari suspensi adalah memberikan waktu bagi para pelaku pasar untuk menganalisis informasi yang tersedia sebelum membuat keputusan investasi. Hal ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas pasar dan mencegah terjadinya spekulasi berlebihan yang bisa merugikan investor.

BEI juga mengajak seluruh pihak yang terkait untuk tetap memperhatikan keterbukaan informasi yang diberikan oleh masing-masing perusahaan. Keterbukaan informasi sangat penting dalam menjaga kepercayaan pasar dan transparansi dalam pengelolaan saham.

Pergerakan Harga Saham Sebelum Suspensi

Sebagai informasi tambahan, harga saham TINS pada perdagangan sebelum suspensi, yaitu 9 Oktober 2025, berada di level Rp 2.880 per saham. Angka ini meningkat sebesar 9,92% dibandingkan hari sebelumnya. Secara tahun berjalan, pergerakan harga saham ini melejit hingga 169,16%.

Saham FOLK juga mengalami lonjakan signifikan. Pada hari sebelum suspensi, harga saham ini berada di posisi Rp 208 per saham, naik sebesar 34,19%. Dalam satu tahun terakhir, harga saham FOLK meningkat sebesar 316%.

Sementara itu, saham YPAS mengalami kenaikan sebesar 9,76% menjadi Rp 675 per saham. Secara tahun berjalan, saham ini bergerak naik sebesar 91,76%.

Terakhir, saham TFAS berada di level Rp 386 per saham, dengan kenaikan harian sebesar 24,52%. Dalam satu tahun terakhir, saham ini mengalami kenaikan sebesar 264,15%.

Grafik Pergerakan Harga Saham TINS


TINS Chart
by TradingView

Dengan situasi ini, para investor diharapkan lebih waspada dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Selain itu, para pemangku kepentingan diminta untuk terus memantau perkembangan informasi terkini dari masing-masing perusahaan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan