
Kering SA, perusahaan yang dikenal sebagai induk merek fesyen mewah seperti Gucci dan Saint Laurent, telah sepakat untuk menjual divisi kecantikannya senilai sekitar USD 4,7 miliar atau sekitar Rp 77,9 triliun (asumsi Rp 16.582 per USD) kepada L’Oreal SA, perusahaan kosmetik terbesar asal Prancis. Langkah ini dilakukan oleh CEO Kering, Luca de Meo, dengan tujuan untuk membangkitkan kembali kinerja perusahaan asal Prancis tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam pernyataan bersama kedua perusahaan pada Minggu (19/10) malam, Kering menyatakan bahwa kesepakatan ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan bisnisnya. Sebelumnya, divisi kecantikan Kering baru saja dibentuk pada tahun 2023. Pada saat itu, perusahaan mengakuisisi merek parfum mewah Creed dengan nilai sekitar €3,5 miliar untuk memperkuat bisnis kecantikan mereka. Namun, sejak saat itu, perusahaan tersebut terus menghadapi berbagai tantangan yang lebih mendesak.
Sebagai bagian dari kesepakatan, L’Oreal akan menambahkan merek Creed ke dalam portofolionya. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi L’Oreal sebagai pemimpin global di bidang kecantikan dan kosmetik.
“Dengan bergabung bersama pemimpin global di bidang kecantikan, kami dapat mempercepat pengembangan parfum dan kosmetik untuk merek-merek besar kami, sehingga bisa berkembang lebih besar dan mencapai potensi jangka panjangnya,” kata de Meo dalam pernyataannya, dikutip dari Bloomberg, Senin (20/10).
Penjualan ini merupakan langkah strategis pertama de Meo sejak resmi menjabat sebagai CEO pada September lalu. Di tengah situasi di mana Kering menghadapi penurunan permintaan dari China dan ancaman tarif AS yang lebih tinggi, serta beban utang grup yang tinggi yang memicu kekhawatiran investor, langkah ini dianggap penting untuk mengubah arah bisnis perusahaan.
Selain itu, De Meo yang menggantikan Francois-Henri Pinault, diperkirakan akan mengungkap visi strategisnya musim semi mendatang. Keluarga Pinault merupakan pemegang saham mayoritas Kering dengan 42 persen saham dan 59 persen hak suara.
