Lumbung Mataram Siap Pasok Bahan Dapur MBG di Yogyakarta

admin.aiotrade 24 Des 2025 3 menit 28x dilihat
Lumbung Mataram Siap Pasok Bahan Dapur MBG di Yogyakarta

Program Lumbung Mataram sebagai Solusi Ketersediaan Bahan Pangan di DIY

Program Lumbung Mataram yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat apresiasi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini dirancang sebagai pemasok bahan baku pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah DIY. Langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyampaikan kekagumannya terhadap inisiatif yang diambil oleh Pemerintah DIY. “Alhamdulillah. Luar biasa. Ternyata Ngarso Dalem telah menyiapkan Program Lumbung Mataram, yang akan dibangun secara terintegrasi, untuk peternakan dan pertanian. Lumbung Mataram ini nanti Insya Allah akan memasok dapur-dapur MBG,” ujarnya usai bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X di Komplek Kantor Gubernur DIY.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam pertemuan tersebut, Sri Sultan menjelaskan bahwa Lumbung Mataram merupakan program pemberdayaan masyarakat desa di seluruh wilayah DIY. Setiap desa menyediakan lahan kas desa seluas 1 hingga 1,25 hektar untuk Lumbung Mataram yang akan dikelola oleh warga yang tidak memiliki sawah. “Lumbung Mataram ini sudah kami siapkan sejak dua tahun yang lalu, untuk membantu warga masyarakat yang kurang beruntung,” kata Sri Sultan.

Sri Sultan berharap, Lumbung Mataram dapat memenuhi kebutuhan bahan baku pangan untuk program MBG di DIY. “Harapan saya ini bisa, sebagian besar, bisa supply pada kebutuhan-kebutuhan untuk makan gratis,” tambahnya.


Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X, di Komplek Kantor Gubernur DIY, Selasa, (23/12/2025). - (BGN)

Nanik mengungkapkan bahwa masalah ketersediaan bahan baku pangan untuk program MBG semakin meningkat karena pertambahan SPPG. Kebutuhan bahan baku pangan ini dikhawatirkan bisa menyebabkan inflasi dan kekurangan. Namun, Program Lumbung Mataram bisa menjadi solusi karena menerapkan pertanian terintegrasi. Program ini diharapkan mampu memasok bahan baku pangan untuk dapur MBG di Provinsi DIY.

“Diharapkan dengan adanya Lumbung Mataram ini, tidak ada lagi yang membeli dari luar daerah. Sehingga kemandirian ekonomi dan juga pemberdayaan masyarakat akan terjadi,” kata Nanik, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi antar Kementerian dan Lembaga untuk pengelolaan program MBG.

Jika berhasil, lahan Lumbung Mataram bisa diperluas lagi. Dengan konsep ini, diharapkan penghasilan masyarakat desa akan dapat bertambah. Program Lumbung Mataram, kata Nanik, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG. Pasal 38 dalam peraturan ini menekankan bahwa penyelenggaraan Program MBG memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dan pelibatan usaha mikro, usaha kecil, perseroan perorangan, koperasi, koperasi desa/kelurahan merah putih, serta Badan Usaha Milik Desa (BUM-Des).

Nanik berjanji akan mensosialisasikan Program Lumbung Pangan yang digagas Sri Sultan. “Saya berterima kasih. Saya akan sampaikan bahwa DIY sudah mempelopori, di mana desa memanfaatkan lahan idle, atau bengkok kalau perlu, untuk ditanami warga masyarakat yang tidak punya sawah, untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan peternakan,” ujarnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan