
Anak SD di Malang Juarai Lomba Nasional Kriya
Muhammad Bazarullah, seorang siswa kelas 6 SDN 2 Pajaran, Kecamatan Poncokumo, Kabupaten Malang, berhasil meraih juara pertama dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) cabang kriya atau kerajinan tangan. Prestasi ini membuatnya menjadi yang terbaik di tingkat Sekolah Dasar (SD) di Indonesia.
Bazarullah telah membuktikan kemampuannya dengan mengalahkan 9 peserta lain dari berbagai sekolah SD se-Indonesia. Ia memperoleh gelar juara nasional setelah sebelumnya menjuarai lomba tingkat kecamatan dan kabupaten Malang, serta level Jawa Timur.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Karya yang mengantarkan Bazarullah meraih prestasi ini adalah Caplokan atau kepala Naga. Sejak tiga kali lomba sebelumnya, ia selalu memilih tema serupa dan berhasil meraih juara pertama. Tahun ini, karyanya diberi nama "Kepala Naga Amerta" dengan ukuran 70 x 50 sentimeter.
Proses Pembuatan Karya di Jakarta
Lomba FLS3N berlangsung selama dua hari di Novotel Mangga Dua Square, Jakarta. Hari pertama, Rabu (5/11/2025), dimulai pukul 08.00 WIB hingga 16.30 WIB. Bazarullah mulai merajang bahan-bahan mentah seperti galon bekas air mineral, botol minuman, dan gelas bekas. Bahan-bahan tersebut dijepit menggunakan irisan bambu untuk menciptakan bentuk caplokan.
Hari kedua, Kamis (6/11/2025), Bazarullah fokus pada desain dan pernak-pernik karyanya. Pada hari ketiga, Jumat (7/11/2025), pengumuman pemenang dilakukan oleh tiga juri yang berasal dari Bali dan Bandung. Tak disangka, Bazarullah berhasil meraih juara pertama.
Juara kedua dan ketiga juga memiliki karya yang hampir mirip, yaitu lampu hias. Setelah diumumkan sebagai pemenang, Bazarullah menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 15 juta.
Dukungan dari Guru dan Keluarga
Selama perjalanan ke Jakarta, Bazarullah didampingi oleh guru pembimbingnya, Sri Nartika, serta tiga orang lainnya, yaitu Kepala Sekolah SDN 2 Pajaran, Siti Nur Uliyah, dan Agung Widodo. Selain itu, ibunya, Ria Arista, juga ikut mendampingi.
Menurut Sri Nartika, proses pembuatan karya dilakukan secara langsung selama lomba berlangsung. Semua tahapan dilakukan dengan ketelitian dan kreativitas tinggi. Setelah pengumuman, mereka merasa sangat bangga dan tak percaya bahwa Bazarullah berhasil meraih juara pertama.
Apresiasi dari Sekolah dan Pemerintah
Siti Nur Uliyah, Kepala Sekolah SDN 2 Pajaran, menyampaikan rasa syukur atas prestasi Bazarullah. Ia mengatakan bahwa keberhasilan ini tidak hanya membanggakan bagi sekolah, tetapi juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indra Parawansyah, dan Bupati HM Sanusi MM.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sanusi dan Pak Suwaji, Kepala Dinas Pendidikan, yang memberikan dukungan besar selama persiapan lomba.
Perjalanan Pulang ke Malang
Setelah acara selesai, Bazarullah dan rombongan akan segera pulang ke Malang. Mereka merayakan keberhasilan ini dengan rasa bangga dan kepercayaan diri yang meningkat. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berkembang dalam bidang seni dan keterampilan.