Mahasiswa UNISM Ciptakan Inovasi Pangan Labu Tingkatkan Ekonomi dan Ketahanan Desa

admin.aiotrade 14 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Mahasiswa UNISM Ciptakan Inovasi Pangan Labu Tingkatkan Ekonomi dan Ketahanan Desa

Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Pangan Lokal

Universitas Sari Mulia (UNISM) melalui program Mahasiswa Berdampak, yang merupakan hibah dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), menjalankan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Tatah Pemangkih Darat, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sebagai bagian dari program Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM (PM-BEM) Tahun Anggaran 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat melalui inovasi olahan pangan lokal berbasis labu kuning. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka peluang ekonomi bagi warga desa. Desa Tatah Pemangkih Darat dikenal memiliki potensi pertanian hortikultura yang melimpah, namun selama ini pemanfaatannya masih terbatas untuk konsumsi rumah tangga.

Melalui program ini, mahasiswa UNISM menghadirkan solusi dengan pengembangan produk inovatif berupa “Gummy Labu”, permen kenyal bergizi yang terbuat dari labu kuning yang diperkaya kalsium dan vitamin C. BEM melatih sejumlah 20 kader kesehatan agar dapat membuat produk inovatif tersebut. Kegiatan ini juga melibatkan 20 orang dari kelompok tani maju bersama dan mendapatkan pendampingan pembuatan tepung labu kuning untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian mereka. Pelatihan mencakup proses budidaya, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran produk secara digital.

Ketua pelaksana kegiatan, Susanti Suhartati, SST., M.Kes, serta anggota Dr. Adriana Palimbo, SST., M.Kes, dan Nurhayati, SE., M.AB menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sinergi antara mahasiswa lintas jurusan seperti kebidanan, farmasi, kesehatan masyarakat, manajemen, akuntansi, teknologi informasi, dan hukum.

“Kami ingin menghadirkan inovasi yang tidak hanya berguna untuk peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Program ini juga berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Tatah Pemangkih Darat dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek Bebas Kelaparan, Kesehatan yang Baik dan Sejahtera, serta Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan rutin selama tiga bulan, terbentuklah unit usaha kader kesehatan yaitu “Pump Kizz”, yang dikelola oleh kader Kesehatan Kenanga sebagai wadah kewirausahaan baru di desa. Diharapkan, inisiatif ini menjadi model pemberdayaan berkelanjutan yang mampu menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi lokalnya secara inovatif dan produktif,” kata para penyelenggara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Sari Mulia dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mencetak generasi muda yang inovatif dan berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan