
Kasus Kematian Mahasiswi Probolinggo, Oknum Polisi Diamankan
Seorang mahasiswi asal Tiris, Kabupaten Probolinggo, ditemukan tewas di sungai pinggir jalan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (16/12/2025). Jasad korban, Faradila Amalia Najwa (21), ditemukan tergeletak di dasar sungai yang dalam sekitar lima meter. Kejadian ini menimbulkan kekacauan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Di hari yang sama, seorang oknum polisi diamankan ke Mapolda Jatim. Saat ini, oknum tersebut sedang menjalani serangkaian pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum dan Bidang Propam Polda Jatim. Meski belum ada pengumuman resmi, informasi mengenai keterlibatan oknum polisi dalam kasus ini mulai menyebar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Penyelidikan Dilakukan Oleh Tim Gabungan
Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irawan menyatakan bahwa penyelidikan atas kasus ini masih berlangsung. Tim gabungan dari Satreskrim Polres Pasuruan dan Tim Jatanras Polda Jatim sedang melakukan investigasi lebih lanjut. "Masih dalam penyelidikan Ditreskrimum Polda Jatim," ujar mantan Kapolres Pamekasan itu saat dihubungi.
Sementara itu, warga setempat Agus Subiyanto membenarkan adanya keterlibatan oknum polisi dalam kasus kematian korban. Informasinya, sosok oknum polisi tersebut memiliki inisial AS dan berpangkat Bripka. Dia diperkirakan bertugas di salah satu mapolsek Polres Probolinggo.
Penemuan Jenazah Korban
Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh warga setempat yang sedang berjalan ke ladang untuk memanen jagung. Saat itu, mereka terkejut melihat tubuh perempuan tergeletak di dasar sungai. Sungai tersebut dalam kondisi mengering, sehingga tubuh korban tidak terbenam sepenuhnya.
Berdasarkan dokumentasi foto milik petugas kepolisian, korban masih memakai helm jenis half face warna merah muda. Ia juga mengenakan jaket hitam, celana panjang, dan memiliki tindik di bagian pusarnya. Posisi tubuh korban terlihat agak ke sisi atas, menempel pada beton coran semen dan batu dinding sungai. Bagian kepala korban berada di area bawah, condong ke tengah sungai.
Informasi Terkait Oknum Polisi
Seorang anggota Polres Probolinggo yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa ada satu-satunya anggota berinisial AS yang bekerja di Unit Propam Polsek Krucil Polres Probolinggo. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, informasi menyebutkan bahwa oknum tersebut sudah diamankan dan diperiksa oleh Polda Jatim.
Selain itu, diketahui bahwa Kanit Reskrim (Polsek) Tiris saat ini berada di Polda Jatim. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa oknum polisi tersebut terlibat dalam kasus kematian korban.
Proses Evakuasi dan Identifikasi
Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek. Proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut dilakukan oleh tim medis dan penyidik. Sampai saat ini, penyidik masih mencari bukti-bukti tambahan untuk memperjelas motif dan proses pembunuhan korban.
Dalam kasus ini, masyarakat dan pihak berwajib tetap berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan cepat dan transparan. Semua pihak berharap keadilan dapat ditegakkan dan kasus ini bisa segera terungkap.