Mahkota Permaisuri Eugenie Dicuri dan Jatuh Dekat Museum Louvre

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 11x dilihat
Mahkota Permaisuri Eugenie Dicuri dan Jatuh Dekat Museum Louvre
Mahkota Permaisuri Eugenie Dicuri dan Jatuh Dekat Museum Louvre

Perampokan Museum Louvre, Paris: Koleksi Bersejarah Raib Dibawa Kabur

Pada hari Minggu (19/10/2025) pagi, sebuah peristiwa mengerikan terjadi di Museum Louvre, Paris. Sejumlah perhiasan berharga yang merupakan bagian dari peninggalan Kerajaan Perancis abad ke-19 raib dibawa kabur oleh kawanan pencuri. Kejadian ini menimbulkan kekacauan dan memicu investigasi intensif dari aparat keamanan setempat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Perhiasan yang hilang tersebut termasuk dalam kategori benda-benda bernilai tak terkira. Di antaranya adalah tiara dan bros milik Permaisuri Eugenie, istri Napoleon III, serta kalung zamrud dan sepasang anting zamrud yang dimiliki oleh Permaisuri Marie Louise. Selain itu, ada juga tiara, kalung, dan satu anting dari set safir milik Ratu Marie-Amelie dan Ratu Hortense. Tidak ketinggalan, ada bros berornamen yang dikenal dengan nama reliquary brooch.

Sementara dua benda lainnya, yaitu mahkota milik Permaisuri Eugenie, sempat hilang, tetapi akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Para pelaku diketahui menggunakan topeng untuk menutupi wajah mereka saat melakukan aksinya.

Mereka masuk ke dalam gedung museum melalui tangga mekanis dan mencapai jendela di lantai satu Galeri Apollo, tempat koleksi permata mahkota Perancis dipamerkan. Setelah berhasil masuk, para pelaku langsung memecahkan kaca etalase dan membawa kabur perhiasan yang ada di dalamnya.

Koleksi yang hilang tersebut merupakan bagian dari sejarah bangsa Perancis. Saat ini, aparat berwenang sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa dalang di balik pencurian tersebut.

Menurut Menteri Dalam Negeri Perancis, Laurent Nunez, perhiasan tersebut bukan hanya sekadar benda bernilai, tetapi juga warisan budaya yang memiliki arti simbolis kuat. Ia menyatakan bahwa "ini bukan sekadar perhiasan, melainkan warisan budaya dengan nilai yang tak terhitung."

Semua perhiasan itu dihiasi ribuan berlian dan batu mulia lain, dengan desain yang menggambarkan kekayaan budaya dan kemegahan era kekaisaran. Mahkota yang dilapisi 1.354 berlian dan 56 zamrud itu memiliki hiasan berbentuk elang emas. Menurut situs resmi Museum Louvre, mahkota tersebut merupakan salah satu karya paling menonjol dalam koleksi permata mahkota.

Polisi kini sedang memeriksa kondisi fisik kedua benda tersebut untuk memastikan tidak mengalami kerusakan. Aksi perampokan ini menambah daftar panjang kasus pencurian di museum ternama itu.

Para ahli menilai, perhiasan sering kali menjadi target pencuri karena lebih mudah dipisah dan diperjualbelikan dibandingkan karya seni yang sulit dipasarkan di pasar gelap. Hingga saat ini, polisi masih memburu empat orang yang diduga terlibat perampokan Museum Louvre.

Otoritas telah menyiagakan tim investigasi khusus untuk melacak pelaku dan mengamankan kembali barang-barang bersejarah itu. Sebagai langkah antisipatif, Museum Louvre ditutup sementara untuk penyelidikan lebih lanjut.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan