
Program Literasi Nasional "Semua Membacanya 2025" Memasuki Tahun Keenam
Majalah Mata Air kembali meluncurkan program literasi nasional tahunan yang diberi tajuk "Semua Membacanya 2025". Dalam perjalanannya, program ini memasuki tahun keenam sejak pertama kali diadakan pada 2020. Hingga saat ini, total peserta yang terlibat mencapai 21.005 orang dari berbagai wilayah di Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Program ini mengusung tema "Merayakan Sirah Nabi, Menyatukan Generasi". Selain fokus pada buku-buku sirah (biografi), program ini juga bertujuan untuk membangun tradisi dan rutinitas membaca yang berkelanjutan.
Ketua Panitia "Lomba Semua Membacanya 2025", Abdullah Farid, menjelaskan bahwa peningkatan minat dan kecepatan membaca peserta terjadi melalui sebuah metodologi pembiasaan yang bertahap.
"Peningkatan literasi dalam program ini terjadi bukan karena lombanya, tetapi karena kebiasaan, pendampingan, dan makna dari bacaan itu sendiri," ujar Abdullah Farid.
Dia menambahkan bahwa peserta dibiasakan membaca secara bertahap dan berkelanjutan selama kurang lebih tiga bulan, sehingga tidak merasa dikejar target.
"Secara perlahan terbentuk rutinitas membaca setiap hari. Hal ini penting karena suasana kebersamaan yang dibangun membuat orang lebih semangat bertahan sampai akhir," jelasnya.
Untuk mendukung pembentukan kebiasaan ini, panitia menyediakan sejumlah pendampingan:
- Pendampingan Komunitas: Melalui grup dan channel resmi di WhatsApp, peserta merasa memiliki komunitas dan tidak merasa sendiri dalam proses membaca.
- Apresiasi Proses: Peserta diberikan apresiasi berupa hadiah (total Rp 75.000.000) dan pengakuan berupa sertifikat, baik bagi pemenang maupun sertifikat partisipasi bagi yang tidak menang, terhadap proses usaha, bukan hanya hasil akhir.
- Kedalaman Materi: Pemilihan materi sirah Nabi yang memiliki kedalaman makna membuat peserta merasa terhubung secara emosional dengan kisah dan hikmah di dalamnya.
"Para peserta merasa terhubung secara emosional dengan kisah dan hikmah di dalamnya, hingga membuat mereka jadi lebih betah membaca, sehingga lama-kelamaan kecepatan membacanya meningkat secara alami," ungkap Abdullah Farid.
Tantangan Mengukur Pemahaman Literasi
Terkait tantangan mengukur pemahaman literasi melalui ujian final daring, panitia menerapkan standar ketat. "Kami membuat soal berdasarkan tingkatan tertentu, antara lain: tingkatan C2 (pemahaman dasar) dan tingkatan C3 (analisis kritis dan penerapan konsep)," jelas Abdullah Farid.
"Tim penyusun soal kami melibatkan tokoh literasi, dosen, tokoh agama, bahkan penulis buku itu sendiri, demi menjaga kredibilitas dan keberagaman pemahaman," tambahnya.
Kategori dan Jadwal Lomba
Program tahunan ini diperluas dengan berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan literasi, seperti seminar literasi terbuka, bedah buku, lomba foto dan video, serta kuis interaktif berhadiah.
Tahun ini, lomba dibagi menjadi tiga kategori usia yang menunjukkan fokus program untuk menjadi wadah literasi lintas generasi:
- Kategori Umum: Usia lebih dari sama dengan 14 tahun, dengan buku wajib "Jalan Nabi 3".
- Kategori Remaja: Usia kurang dari sama dengan 14 tahun, dengan buku wajib "The Simple Seerah: Inilah Kisah Sang Rasul".
- Kategori Anak: Usia kurang dari sama dengan 10 tahun, yang baru ditambahkan sebagai bagian dari lomba utama, dengan buku wajib "Muhammad is My Hero: Tanda-Tanda Perpisahan".
Jadwal Program Semua Membacanya 2025
Berikut adalah jadwal pelaksanaan program:
- Periode Pendaftaran: 6 Oktober31 Desember 2025.
- Periode Membaca: 13 Oktober 202517 Januari 2026.
- Seminar dan Kuis Literasi: 10 Januari 2026.
- Ujian Final: 25 Januari 2026.
- Pengumuman Pemenang: 8 Februari 2026.
Program ini terus berkembang dan menjadi salah satu inisiatif penting dalam upaya meningkatkan literasi di kalangan masyarakat Indonesia. Dengan pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi peserta dan masyarakat luas.