Makanan dan Minuman Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang

admin.aiotrade 22 Des 2025 3 menit 19x dilihat
Makanan dan Minuman Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang


aiotrade,
MALANG —
Sebagai salah satu sektor yang paling dinamis dalam perekonomian, industri makanan dan minuman (F&B) menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Kota Malang. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor ini terus berkembang pesat, didorong oleh berbagai faktor seperti jumlah penduduk yang besar serta tingginya permintaan akan kuliner yang beragam dan berkualitas.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan bahwa pertumbuhan industri F&B di kota ini sangat menguntungkan. Menurutnya, jumlah penduduk asli Kota Malang sekitar 850.000 jiwa, namun jika ditambah dengan penduduk luar daerah, termasuk mahasiswa, angkanya justru lebih besar, yaitu sekitar 1 juta jiwa. Hal ini menjadikan Malang sebagai pasar yang potensial bagi usaha-usaha F&B.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Eko menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kota Malang selalu lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Timur (Jatim) dan nasional sejak 2023. "Penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kota Malang adalah sektor makanan dan minuman," ujarnya.

Marketing Manager Haraku Ramen, I Dewa Gede Ari, setuju dengan pernyataan tersebut. Menurutnya, pembukaan gerai Haraku Ramen di Malang dilakukan karena melihat potensi ekonomi yang terus tumbuh, khususnya di sektor F&B. Sebagai merek ramen halal yang dikelola oleh Ismaya Group, Haraku Ramen ingin hadir sebagai alternatif kuliner yang enak, halal, dan terjangkau.

Secara nasional, Haraku Ramen memiliki rencana ekspansi ke kota-kota kelas II di Jawa, serta luar Jawa seperti Sumatra dan Kalimantan. Pada 2026, rencananya akan dibuka sebanyak 20 outlet baru.

Dalam pernyataannya, President Director Ismaya Group, Cendyarani, menjelaskan bahwa gerai Haraku Ramen di Malang merupakan yang ke-18 di seluruh Indonesia. Gerai pertama di Kota Malang berlokasi di Malang Olympic Garden (MOG), lantai 3.

Menurutnya, brand ramen halal ini dikenal dengan racikan ramen bergaya Jepang yang dipadukan dengan cita rasa lokal. Kuahnya gurih, toppingnya melimpah, dan tekstur mie yang kenyal membuat Haraku Ramen menjadi pilihan yang menarik bagi berbagai kalangan.

Ia menekankan bahwa konsep ramen yang comfort dan autentik menjadi daya tarik utama Haraku Ramen. Mereka ingin menjadi pilihan semua kalangan, mulai dari mahasiswa, keluarga, hingga pekerja kantoran yang mencari kehangatan semangkuk ramen di tengah kesibukan.

"Melalui pembukaan gerai pertama di Malang, kami ingin membawa semangat Haraku lebih dekat kepada masyarakat Jawa Timur. Kami percaya bahwa ramen yang lezat tidak harus mahal, dan setiap orang berhak merasakan semangkuk kelezatan yang dibuat dengan sepenuh hati," ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa pembukaan gerai ini menjadi bagian dari komitmen Ismaya Group untuk terus menghadirkan pengalaman kuliner berkualitas di berbagai kota di Indonesia.

"Kami ingin agar Haraku Ramen dapat menjadi pilihan ramen yang hangat dan ramah di setiap kota, termasuk Malang yang dikenal dengan suasana kotanya yang nyaman dan penuh kehidupan. Harapannya, Haraku bisa menjadi tempat di mana siapa pun dapat menikmati ramen halal dengan rasa autentik Jepang, disajikan dengan standar kualitas yang sama seperti di seluruh gerai kami," katanya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan