Makin Panas, AS Beri Peringatan China Hentikan Tekanan pada Perusahaan Asing

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Makin Panas, AS Beri Peringatan China Hentikan Tekanan pada Perusahaan Asing


aiotrade, JAKARTA - Amerika Serikat (AS) memberikan peringatan kepada China untuk tidak melakukan tindakan balasan terhadap perusahaan asing yang membantu Washington dalam membangun industri strategis. Hal ini dilakukan setelah Beijing menerbitkan sanksi terhadap anak perusahaan Hanwha Ocean, perusahaan Korea Selatan yang beroperasi di AS.

“Langkah balasan China terhadap perusahaan swasta di seluruh dunia merupakan bagian dari pola tekanan ekonomi yang lebih luas. Tujuannya adalah memengaruhi politik Amerika dan mengendalikan rantai pasok global dengan menghalangi investasi asing di sektor perkapalan dan industri strategis AS lainnya,” ujar Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (21/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peringatan Greer menjadi babak terbaru dalam perselisihan maritim yang berkepanjangan antara AS dan China. Negeri Tirai Bambu dikenal memiliki dominasi yang kuat dalam industri galangan kapal dunia, dengan menguasai lebih dari separuh produksi global. Dalam beberapa tahun terakhir, China juga berupaya memperkuat kendali atas kawasan strategis Laut China Selatan.

Perseteruan ini memiliki dampak besar terhadap ekonomi global, mengingat lebih dari 80% perdagangan internasional melalui jalur laut. Meskipun AS memiliki kekuatan angkatan laut terbesar di dunia, kapasitas galangan kapalnya relatif terbatas. Oleh karena itu, pemerintahan Trump berusaha memperkuat industri perkapalan domestik dengan mengundang investasi dari Korea Selatan — negara dengan industri galangan kapal terbesar kedua di dunia.

Namun, langkah ini langsung mendapat perlawanan dari Beijing. Sanksi yang diumumkan China pekan lalu secara langsung menargetkan upaya AS tersebut. Dengan melarang individu maupun entitas di China untuk bertransaksi dengan anak usaha Hanwha Ocean di AS, Beijing menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap kolaborasi antara AS dan Korea Selatan.

Pemerintah China juga mengancam akan menjatuhkan tindakan balasan tambahan terhadap industri maritim Amerika. “Upaya intimidasi tidak akan menghentikan AS dalam membangun kembali basis industri perkapalannya dan merespons langkah China yang berusaha mendominasi sektor strategis global,” tegas Greer.

Konflik ini bukanlah yang pertama. Kedua negara baru-baru ini saling mengenakan biaya pelabuhan khusus terhadap kapal komersial masing-masing, yang mulai berlaku pekan lalu. AS juga berencana memberlakukan tarif 100% terhadap impor peralatan pelabuhan penting asal China dan mempertimbangkan pajak impor hingga 150% untuk peralatan bongkar muat lainnya.

Trump sebelumnya juga berupaya membatasi kendali perusahaan China atas pelabuhan strategis global, termasuk di sekitar Terusan Panama. Ketegangan di sektor pelayaran menambah daftar panjang gesekan dalam hubungan AS–China yang kembali memicu kekhawatiran investor global.

Beijing memperketat kontrol ekspor logam tanah jarang, sementara Washington memperluas pembatasan akses China terhadap semikonduktor dan mengancam tambahan tarif 100% terhadap produk asal China.

Sebelumnya pada Senin, Trump menyatakan akan membahas ambisi teritorial China terhadap Taiwan — pulau yang memiliki pemerintahan sendiri — saat bertemu dengan Presiden Xi Jinping pekan depan dalam KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Korea Selatan. Namun, Trump menolak menjawab apakah dia memperkirakan Beijing akan menautkan isu perdagangan dengan pembahasan soal Taiwan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan