
Malam yang Mencekam di Acara White House Correspondents' Dinner
Malam yang seharusnya menjadi momen istimewa bagi para jurnalis dan tokoh politik Amerika Serikat berubah menjadi kejadian mengerikan. Pada Sabtu (25/4/2026), acara White House Correspondents Dinner (WHCD) yang digelar di Washington Hilton, Washington D.C., tiba-tiba berubah menjadi horor setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di lobi hotel.
Kekacauan terjadi sekitar pukul 20.15 waktu setempat atau Minggu (26/4/2026) pagi pukul 07.15 WIB. Suara letusan senjata api terdengar tiga hingga empat kali, menghentikan gelak tawa para tamu undangan. Ribuan hadirin, termasuk jurnalis, selebritas, dan pejabat kabinet, diperintahkan oleh agen Secret Service untuk segera berlindung.
Keluar dari jalan, Tuan! teriak agen keamanan saat mereka mengevakuasi para pejabat tinggi. Di dalam ruang perjamuan, para tamu yang mengenakan gaun mewah dan tuxedo terpaksa merangkak dan bersembunyi di bawah meja bundar yang masih penuh dengan hidangan salad burrata.
Identitas Pelaku dan Kondisi Korban
Otoritas keamanan mengidentifikasi pelaku sebagai Cole Tomas Allen (31), seorang pria asal California yang menyerbu lobi hotel dengan membawa senjata api dan pisau. Pelaku berhasil dilumpuhkan dan kini ditahan dengan tuduhan kepemilikan senjata ilegal dan penyerangan.
Dalam konferensi pers darurat di Gedung Putih, Presiden Trump mengonfirmasi bahwa seorang agen Secret Service tertembak di bagian rompi pelindung. Dia mengenakan rompi pelindung dan saat ini dalam kondisi baik, ujar Trump. Meski sempat bersikeras untuk tetap berada di lokasi, Trump akhirnya dievakuasi sesuai protokol keamanan yang ketat.
Gagalnya Diplomasi Tahunan
Acara WHCD tahun ini sejatinya merupakan momen bersejarah karena menjadi kehadiran pertama Trump di ajang tersebut sejak 2011. Namun, insiden berdarah ini memaksa Ketua WHCA, Weijia Jiang, membatalkan seluruh rangkaian acara atas instruksi Secret Service. Hingga berita ini diturunkan, pengamanan di sekitar Washington Hilton dan Gedung Putih tetap diperketat. Garda Nasional juga telah dikerahkan untuk menyisir lokasi guna memastikan tidak ada ancaman lanjutan di jantung ibu kota Amerika Serikat tersebut.
Trump: Malam Petualangan
Reaksi pertama Trump terhadap penembakan di acara Correspondents Dinner juga menjadi sorotan. Malam yang penuh petualangan di Washington, kata Donald Trump setelah pasukan keamanan mengawalnya keluar dari acara makan malam tersebut. Menurut Grup Internasional Kantor Berita Tasnim, Donald Trump menulis dalam sebuah pesan setelah penembakan di Washington Correspondents Dinner dan keluarnya pasukan keamanan dari aula upacara.
Ini adalah malam yang penuh peristiwa di Washington dan Dinas Rahasia serta lembaga pelindung hukum telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Trump mengklaim pelaku penembakan telah ditangkap. Saya merekomendasikan agar upacara dilanjutkan, tetapi saya akan mengikuti instruksi dari lembaga penegak hukum (keamanan), yang akan membuat keputusan akhir dalam beberapa menit, kata Trump.
Dalam pesan lain yang ditulisnya tak lama kemudian, Trump menjelaskan bahwa penegak hukum Pasukan telah memintanya untuk meninggalkan area tersebut sesuai dengan protokol. Dan kami akan segera melakukannya, kata Trump. Menurut Trump, Ibu Negara, serta Wakil Presiden, dan seluruh anggota Kabinet, berada dalam kondisi sangat baik.
Saya telah berbicara dengan semua perwakilan yang bertanggung jawab atas acara ini dan kami akan mengubah jadwal dalam 30 hari ke depan, kata Trump.