
Pemerintah Malaysia Mendeportasi 139 PMI dari Berbagai Daerah
Pemerintah Malaysia kembali mendeportasi sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ditemukan dalam kondisi ilegal atau tidak memiliki dokumen resmi. Proses deportasi ini dilakukan melalui Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan, pada Jumat (24/10/2025) pagi. Para PMI yang dideportasi terdiri dari berbagai daerah di Indonesia, bukan hanya dari Sulawesi Selatan saja.
Alasan Deportasi dan Kondisi PMI
Koordinator Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Parepare, La Ode Nur Slamet, menjelaskan bahwa para PMI yang dideportasi umumnya tidak memiliki dokumen seperti paspor. Selain itu, beberapa di antaranya juga dideportasi karena kasus kriminal atau izin tinggal mereka telah habis.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sebelum dideportasi, para PMI tersebut sempat ditahan oleh Imigrasi Malaysia di Tawau. La Ode menyebutkan bahwa proses pemberian layanan dan data akan dilakukan secara bertahap. Setelah diberikan sarapan, PMI akan didata untuk dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Biaya kepulangan akan ditanggung oleh negara.
Pengalaman Seorang PMI
Salah satu PMI asal Pinrang, Rian, mengungkapkan pengalamannya bekerja di Malaysia selama 18 tahun di perusahaan kelapa sawit. Ia memiliki dokumen lengkap, namun setelah mengundurkan diri pada 2024, perusahaan tidak mengembalikan dokumennya. Akibatnya, ia ditahan selama 11 bulan oleh Imigrasi Malaysia.
“Sebenarnya ada dokumen, tapi pas keluar kerja, perusahaan tidak kembalikan. Jadi sempat ditahan di Tawau,” ujarnya.
Daftar Nama 139 PMI yang Dideportasi
Berikut adalah daftar nama 139 PMI yang dideportasi:
- Bertha Yusuf / Tana Toraja
- Fitri Nuraini / Sinjai
- Kila / Polman
- Nisa Tahang / Pinrang
- Aisah Siling / Bone
- Ester Linggi Allo / Tana Toraja
- Rusita / Flores Timur
- Ardi / Barru
- Anto / Gowa
- Hendra Ardi / Makassar
- Rian / Parepare
- Ursan / Bulukumba
- Rudy / Enrekang
- Ardy / Makassar
- Sahril / Bantaeng
- Ammu Hamsan / Polman
- Azman / Bulukumba
- Baso Nasaruddin / Bulukumba
- Hassan / Jeneponto
- Moh Ali / Buton
- Muslimin / Barru
- Haris Mansur / Flores Timur
- Andy Rahwan / Bulukumba
- Moh Rizal / Enrekang
- Suhardi Judin / Sinjai
- Muhammad Syaiful / Tolitoli
- Asri Amir / Bulukumba
- Andi Samsul / Bantaeng
- Aming Jafar / Bulukumba
- Iswan Lenre / Bone
- Akbar Hasyim / Pinrang
- Husin Abdullah / Lembata
- Dasriyadi Adi / Maros
- Ressa Papaita / Kendari
- Agustinus Samma Tunda Surilus / Parepare
- Hipsy Adam Mustafa / Parepare
- Akbar Bacok / Bulukumba
- Pilipus Petrus / Lembata
- Haspary Hasanuddin / Bulukumba
- Wawan Sangkala / Bantaeng
- Basri Ramli / Gowa
- Pandi Pato / Sinjai
- Kahar Sadok / Bulukumba
- Arsyad Ratte / Bone
- Aprianus Nahak / Belu
- Oling Ansar / Bone
- Moh Fadzlie Nasri / Parepare
- Hilarius Narek / Flores Timur
- Abu Hari Ramadansyah / Tana Toraja
- Moh Khairul / Parepare
- Eksan Rampu / Bulukumba
- Surianto Samsualang / Bone
- Muhammad Ikhsan / Pinrang
- Tony Lalok / Kediri
- Genda Seni / Takalar
- Jumahrin / Palu
- Agus Mudding / Buukumba
- Andika Said / Jeneponto
- Rian Sudirman / Wajo
- Dahlan Jaluddin / Sinjai
- Samsuddin Madong / Pinrang
- Nurdin / Bone
- Miro Tammang / Pinrang
- Ismail / Bulukumba
- Hodol Petrus / Lembata
- Marcilinus Sogen / Flores Timur
- Ali Samsuddin / Bone
- Zamri Abdu Karim / Parepare
- Riduan Jamat / Palopo
- Lagoho Laubiru / Wakatobi
- Tamring Dadong / Bulukumba
- Ikbal / Bulukumba
- Tahir Abu Bakar / Polman
- Lalu Mahayadi / Lombok Barat
- Alyias Jumalla / Barru
- Ardi Alyias / Barru
- Ibrahim Ahmat / Lembata
- Haikal Samaruddin / Bulukumba
- Jamaluddin Samsul / Jeneponto
- Ahmad / Bantaeng
- Ansar Latif / Pinrang
- Riyan Fahosi / Sinjai
- Ferdi Bayang / Wajo
- Moh Nasir / Gowa
- Ramadan Abdul Hamid / Makassar
- Muhamad Khairul Azli / Lombok Timur
- Izwansyah Senang / Bone
- Sudiyono Wasiman / Bulukumba
- Riqi Saban Akbar / Lombok Timur
- Harya Hendra / Lombok Timur
- Amran Ambusakka / Pinrang
- Tomy Mateus / Lembata
- Ramlan Ridwan / Kutai Timur
- Rifaie Bubin / Pinrang
- Alimuddin Osman / Polman
- Juliano Ismail / Polman
- Sabir Baba / Bone
- Zainuddin Nurdin / Bone
- Tahir Saleh / Balikpapan
- Muhammad Irfan / Polman
- Sudarman Lohak / Soppeng
- Mustamin Mustapha / Bulukumba
- Mohamad Haikal / Manado
- Moh Lukman Yusuf / Kolaka
- Ilham Amiruddin / Pinrang
- Abdul Rahman / Bone
- Muharram Mamma / Bone
- Reskula Saparudin / Polman
- Irfan Tani / Sinjai
- Sududdin Hassan / Buton
- Rizal Abdul / Luwu
- Roslan Asibi / Tana Toraja
- Roma Ambo / Bone
- Samuel Markus / Tana Toraja
- Moh Idrus Zakaria / Polman
- Chandra Ikbal / Donggala
- Ramli Sabaruddin / Bone
- Amral Nawir / Bulukumba
- Rais Samad / Parepare
- Hendrikus Hassan / Lembata
- Rangga Indar / Bulukumba
- Ardianus Lewa / Sikka
- Herman Suhu Amir / Bone
- Saiful Jamaluddin / Bima
- Fauzi Hamidah / Lombok Tengah
- Ferdias Dicki / Flores Timur
- Akbar / Bantaeng
- Taswin Sanawing / Bone
- Ahakiki Ahkikat / Pinrang
- Tamrin Beddu Rahman / Pinrang
- Adi Nurdin / Bulukumba
- Rudy Hasim / Bima
- Muhammad Asri Basri / Bone
- Rais Rizal / Bulukumba
- Yusri Cuddin / Bantaeng
- Bahar Muhammad Aris / Bone
- Hasyim Wara / Enrekang
- Yohanes Kayang / Tana Toraja
- Sakka Mohd Amir / Maros.