
Dampak Jangka Panjang Skandal Naturalisasi terhadap Sepak Bola Malaysia
Skandal naturalisasi yang menimpa sepak bola Malaysia memicu berbagai dampak jangka panjang, termasuk anjloknya peringkat FIFA dan kemungkinan dikucilkan dari kompetisi Asia. Mantan Anggota Komite Eksekutif (Exco) Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Christopher Raj, mengungkapkan bahwa skandal ini bisa membuat Malaysia kehilangan kesempatan bermain di pentas Asia selama empat tahun.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Timnas Malaysia berisiko tidak ikut dalam kualifikasi Piala Asia selama tiga tahun ke depan. Seri terakhir Kualifikasi Piala Asia 2027 akan berakhir pada tahun depan, sedangkan seri berikutnya untuk Piala Asia 2031 dimulai pada Januari 2029. Meskipun federasi tidak ditangguhkan, Malaysia akan absen dari kualifikasi Piala Asia selama tiga tahun ke depan.
Proses ini bisa terjadi jika Malaysia gagal melaju ke putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi karena sanksi pengurangan poin. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) hanya menunggu putusan akhir FIFA yang melibatkan dua kasus di tingkat badan dunia, yaitu Komite Disiplin FIFA dan Pengadilan FIFA. Selain itu, putusan di Pengadilan CAS juga dapat berpengaruh.
Christopher Raj tidak melihat adanya peluang bagi Malaysia untuk bisa menang di Pengadilan CAS terhadap sanksi FIFA. Ia menjelaskan, "Ini tidak berarti FAM ditangguhkan, hanya saja tidak akan ada kualifikasi Piala Asia selama tiga tahun ke depan."
Jika Malaysia lolos ke Piala Asia 2027, mereka akan bermain di Piala Asia 2027. Turnamen berikutnya akan dimulai tahun 2029, Piala Asia 2031. Seri kualifikasinya dimulai pada 2029, tetapi jika Malaysia tidak lolos ke Arab Saudi (2027), maka mereka tidak akan ikut mulai 2026, 2027, 2028, dan 2029. Itulah yang dimaksud dengan empat tahun tanpa pertandingan kualifikasi Piala Asia.
Tidak hanya itu, dampak lain yang akan dirasakan Malaysia adalah kesulitan masuk pot terbaik di kualifikasi Piala Asia mendatang. Hal ini disebabkan oleh pengurangan poin dan minimnya bermain melawan tim-tim kuat Asia yang berdampak pada ranking FIFA.
Skandal naturalisasi ini bahkan bisa membuat Malaysia terjun hingga peringkat ke-145 dan hanya dapat bermain melawan tim-tim lemah. Tidak akan ada tim-tim besar peringkat 80-an FIFA yang mau bermain melawan Malaysia yang dikucilkan Asia.
"Kami mungkin akan bermain melawan tim peringkat bawah seperti Nepal, Sri Langka, dan Bhutan," ujar Raj. "Karena kalau tidak tampil bagus, peringkat akan turun. Ketika peringkat turun, tim-tim besar tidak akan mau melawan."
"Buat apa peringkat 80 dunia mau melawan tim peringkat ke-145, apa gunannya," tambahnya.
Nasib sepak bola Malaysia ke depan menyusul skandal naturalisasi ini sangat dinantikan. Dampak jangka panjang yang dialami negara ini bisa sangat signifikan, baik dalam hal kompetisi regional maupun peringkat FIFA. Dengan situasi ini, banyak pihak berharap agar Federasi Sepak Bola Malaysia dapat segera menyelesaikan masalah dan kembali berkompetisi secara fair play.