Maman Suherman, Pemilik Rumah Mewah di Cilegon Dirusak, Anak Tewas Berlumur Darah

admin.aiotrade 17 Des 2025 4 menit 13x dilihat
Maman Suherman, Pemilik Rumah Mewah di Cilegon Dirusak, Anak Tewas Berlumur Darah

Profil Haji Maman Suherman

Haji Maman Suherman adalah sosok yang dikenal sebagai pengusaha sukses di Kota Cilegon, Banten. Selain berkecimpung dalam dunia bisnis, ia juga pernah aktif dalam bidang politik. Pada masa lalu, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC PPP Kota Cilegon. Bahkan, pada tahun 2020, ia digadang-gadang menjadi calon Wakil Wali Kota Cilegon bersama calon Wali Kota Ratu Ati Marliati. Meski mendapatkan dukungan dari banyak pihak, akhirnya Ratu Ati Marliati memilih Sokhidin sebagai pendampingnya.

Saat ini, Haji Maman Suherman tercatat sebagai Dewan Pakar PKS Kota Cilegon. Keberadaannya di tengah masyarakat membuatnya menjadi tokoh yang dihormati dan memiliki pengaruh signifikan di wilayah tersebut. Rumah mewahnya yang terletak di kawasan BBS III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, juga menjadi perhatian publik karena lokasinya yang strategis dan memiliki sistem keamanan yang ketat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kronologi Peristiwa Tragis

Peristiwa tragis yang menimpa keluarga Haji Maman Suherman terjadi pada hari Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Saat itu, ayah korban menerima telepon darurat dari anak keduanya, D (8), yang berteriak meminta pertolongan. D diketahui sedang berada di rumah bersama korban ketika kejadian berlangsung.

Mendengar kabar tersebut, Haji Maman langsung bergegas meninggalkan tempat kerjanya di wilayah Ciwandan menuju rumah. Setibanya di lokasi, ia mendapati kondisi anaknya sudah tergeletak tengkurap di dalam kamar dengan tubuh bersimbah darah. Korban langsung dibawa ke RS Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami 14 luka tusukan senjata tajam di sejumlah bagian tubuhnya. Sekitar pukul 15.00 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian. Tak lama kemudian, tepatnya pukul 15.20 WIB, personel Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon bersama anggota Polsek Cilegon langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan awal dari saksi-saksi.

Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di RS Bethsaida, Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon, untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak Polres Cilegon memastikan bahwa kasus dugaan pembunuhan tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif. Polisi belum mengungkap motif maupun terduga pelaku, dan masih mendalami seluruh fakta serta alat bukti yang ditemukan di lapangan.

Reaksi Warga dan Proses Penyelidikan

Kasus ini menyita perhatian warga sekitar dan menimbulkan duka mendalam, mengingat korban merupakan anak di bawah umur dan peristiwa terjadi di dalam lingkungan rumah tinggal. Pantauan di lokasi kejadian sekitar pukul 20.30 WIB menunjukkan bahwa aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan di rumah korban. Puluhan warga setempat serta keluarga korban tampak hilir mudik di rumah duka.

Rumah gedung berwarna putih tersebut memiliki arsitektur bergaya Eropa-Amerika klasik dengan panjang area bangunan sekitar 40 meter. Di sisi jalan atau bahu jalan dekat pagar rumah korban, tampak dipenuhi mobil dan sepeda motor milik warga yang datang untuk melayat maupun melihat langsung lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang beredar di lokasi, kamera pengawas (CCTV) rumah korban disebut tidak berfungsi. Namun hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.

Di bagian depan gerbang rumah, tampak dua karangan bunga ucapan duka cita atas meninggalnya Muhammad Aksel Putra Bapak Maman Suherman (Dewan Pakar PKS). Peristiwa ini menggemparkan warga kompleks perumahan yang dikenal cukup tertutup dan memiliki sistem keamanan ketat. Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan kepolisian terparkir di sekitar rumah korban. Garis polisi tampak terpasang di area pintu masuk, sementara petugas kepolisian terlihat keluar masuk rumah untuk melakukan olah TKP.

“Betul, katanya terjadi perampokan dan anak dari Pak Haji Maman meninggal dunia,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Hingga berita ini diturunkan, kronologi lengkap kejadian masih belum dapat dipastikan. Saat dikonfirmasi, pihak kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian. Petugas belum memberikan keterangan resmi terkait motif perampokan, identitas pelaku, maupun kondisi korban secara rinci. Proses olah TKP masih berlangsung untuk mengungkap peristiwa tersebut secara menyeluruh. Kasus ini kini ditangani oleh Polres Cilegon guna memastikan penyebab kejadian serta mengungkap pelaku yang bertanggung jawab.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan