Mantan Bupati Pangandaran Umumkan Hadiah Rp5 Juta untuk Pencuri Kabel dan Lampu Jalan

admin.aiotrade 27 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
Mantan Bupati Pangandaran Umumkan Hadiah Rp5 Juta untuk Pencuri Kabel dan Lampu Jalan

Kondisi Lampu PJU di Kabupaten Pangandaran yang Memprihatinkan

Di Kabupaten Pangandaran, kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) yang berada di sepanjang jalan raya nasional dan kawasan wisata menunjukkan keadaan yang sangat memprihatinkan. Banyak dari lampu-lampu tersebut mengalami kerusakan atau bahkan benar-benar mati. Hal ini menyebabkan masyarakat merasa tidak nyaman dan khawatir, karena jalan yang seharusnya terang benderang kini menjadi gelap gulita.

Dari hasil pantauan yang dilakukan, hanya sedikit sekali lampu PJU yang masih berfungsi dengan baik. Sementara itu, sebagian besar lainnya dalam kondisi yang tidak layak digunakan. Akibat minimnya penerangan, banyak pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, sering mengalami kecelakaan lalu lintas pada malam hari.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penyebab utama matinya lampu PJU ini diduga berkaitan dengan kurangnya perawatan rutin serta adanya kasus pencurian peralatan PJU, khususnya kabel listrik. Masyarakat mulai resah dengan situasi ini dan meminta pihak terkait untuk segera melakukan tindakan.

Jeje Wiradinata, tokoh masyarakat sekaligus mantan Bupati Pangandaran, menyampaikan kekhawatiran akan maraknya kejadian pencurian kabel listrik. Ia mengungkapkan bahwa banyak kabel lampu yang hilang akibat tindakan pencurian. Untuk mengatasi hal ini, Jeje memberikan inisiatif dengan mengadakan sayembara melalui media massa.

Siapa pun warga yang berhasil menangkap pencuri kabel atau lampu PJU akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 5 juta. Jika ada dua pelaku yang tertangkap, maka hadiahnya akan meningkat menjadi Rp 10 juta. "Kan capek juga, lampu bagus-bagus tapi kabelnya hilang," ujar Jeje.

Selain itu, seorang pengendara sepeda motor di kawasan Pamugaran, Rasmin (38), juga menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi gelap di kawasan wisata maupun jalan utama. Menurutnya, kondisi ini tidak hanya terjadi di kawasan wisata Pamugaran, tetapi juga di jalan raya nasional Padaherang Pangandaran yang banyak lampu PJU yang mati.

Beberapa poin penting yang dapat ditarik dari situasi ini antara lain:

  • Kurangnya Perawatan: Masalah utama yang menyebabkan lampu PJU mati adalah kurangnya perawatan rutin dari pihak terkait.
  • Pencurian Peralatan: Kasus pencurian kabel listrik menjadi penyebab utama kerusakan lampu PJU.
  • Tindakan Preventif: Inisiatif seperti sayembara yang diadakan oleh Jeje Wiradinata merupakan langkah preventif untuk mengurangi risiko pencurian.
  • Kesadaran Masyarakat: Masyarakat mulai menyadari pentingnya penerangan jalan dan meminta agar masalah ini segera ditangani.

Dengan kondisi yang saat ini terjadi, diperlukan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan bahwa lampu PJU dapat berfungsi dengan baik. Dengan begitu, keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dapat terjamin, serta risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan