
Keprihatinan atas Ledakan di Sekolah
Susanto, seorang pengamat pendidikan dan perlindungan anak yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada periode 2017-2022, menyampaikan rasa prihatin mendalam terhadap kejadian ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11) siang. Ia menyayangkan bahwa lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman dan steril dari tindakan kekerasan justru menjadi lokasi kejadian yang mengakibatkan banyak korban.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Akibat dari ledakan tersebut, belasan orang terluka dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Banyak siswa mengalami cedera ringan hingga berat. Kejadian ini memicu kekhawatiran akan dampak psikologis yang dialami para korban, khususnya siswa dan guru yang terlibat langsung dalam insiden tersebut.
Pentingnya Pendampingan Psikologis
Susanto menekankan pentingnya adanya pendampingan psikologis bagi para korban. Menurutnya, pengalaman traumatis akibat suara ledakan atau proses evakuasi mendadak bisa berdampak jangka panjang jika tidak ditangani dengan tepat. Ia meminta agar pihak sekolah dan institusi terkait memberikan perhatian serius terhadap kondisi mental para korban.
"Jika dinyatakan ada korban yang terdampak secara psikologis, tak kalah penting, para siswa dan guru yang terdampak perlu mendapatkan pendampingan psikologis. Pengalaman traumatis akibat suara ledakan atau proses evakuasi mendadak bisa berdampak jangka panjang jika tidak ditangani dengan tepat," ujarnya.
Peningkatan Edukasi dan Kesiapsiagaan Darurat
Selain itu, Susanto menilai bahwa kejadian ini menegaskan pentingnya pendidikan keselamatan di sekolah. Ia menyarankan agar siswa dan guru rutin mengikuti simulasi evakuasi dan pelatihan tanggap darurat agar tahu langkah yang harus dilakukan jika terjadi insiden serupa.
"Perlu peningkatan edukasi dan kesiapsiagaan darurat. Insiden ini menegaskan pentingnya pendidikan keselamatan di sekolah. Siswa dan guru perlu rutin mengikuti simulasi evakuasi dan pelatihan tanggap darurat agar tahu langkah yang harus dilakukan jika terjadi insiden serupa," tambahnya.
Transparansi Informasi dan Penyelidikan yang Tuntas
Susanto juga menekankan pentingnya informasi yang transparan dan terbuka kepada publik. Ia menilai hal ini sangat penting agar masyarakat tidak terjebak dalam spekulasi liar dan tidak berdasar.
"Masalah ini harus diinformasikan ke publik secara terbuka dan transparan. Hal ini sangat penting supaya masyarakat dan publik tidak terjebak dalam spekulasi liar dan tidak berdasar," katanya.
Selain itu, ia meminta kasus ini diusut sampai tuntas oleh pihak kepolisian untuk memberikan efek jera pada pelaku kejahatan di lingkungan sekolah. "Kami berharap hasil investigasi dapat segera mengungkap penyebab pasti insiden ini, dan yang lebih penting menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat sistem keamanan di semua satuan pendidikan di Indonesia," tutupnya.