Mantan Rektor Undana Prof Maxs Sanam Dapat Penghargaan Kupang 2025 sebagai Rektor Inspiratif

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 16x dilihat
Mantan Rektor Undana Prof Maxs Sanam Dapat Penghargaan Kupang 2025 sebagai Rektor Inspiratif
Mantan Rektor Undana Prof Maxs Sanam Dapat Penghargaan Kupang 2025 sebagai Rektor Inspiratif

Mantan Rektor Undana Dinobatkan sebagai Rektor Inspiratif dalam Pos Kupang Award 2025

Penghargaan khusus diberikan kepada tokoh pendidikan di Nusa Tenggara Timur melalui ajang Pos Kupang Award 2025. Dalam penghargaan tersebut, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam M.Sc, mantan Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) periode 2021–2025, mendapatkan penghargaan kategori Rektor Inspiratif.

Penghargaan ini diserahkan dalam malam penganugerahan Pos Kupang Award 2025 yang digelar di Hotel Aston Kupang. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan transformasi yang dilakukan oleh Prof Maxs Sanam selama masa jabatannya sebagai rektor.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam sambutannya, Prof Maxs Sanam mengungkapkan bahwa ia sempat tidak berencana untuk hadir karena harus menjalani perawatan gigi. Namun, setelah diingatkan oleh tim humas, ia akhirnya memutuskan untuk hadir.

“Saya sudah berniat hadir malam ini, hanya saja ada masalah gigi dan saya sempat lupa. Untungnya diingatkan bahwa saya ditunggu di sini, sehingga saya langsung menjadwal ulang dengan dokter gigi,” ujarnya, disambut senyum hadirin.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi sebagai bentuk penghormatan terhadap penghargaan yang diberikan oleh Pos Kupang. Menurutnya, penghargaan ini lebih ditujukan kepada institusi, bukan individu semata.

“Saya merasa hadir di sini bukan untuk diri saya, tetapi sebagai bagian dari penghormatan saya terhadap penghargaan yang diberikan Pos Kupang. Penghargaan ini bukan untuk saya sebagai individu, melainkan untuk Universitas Nusa Cendana,” tegasnya.

Prof Maxs Sanam kemudian menyampaikan beberapa capaian yang dicapai oleh Undana selama kepemimpinannya. Ia menjelaskan bahwa saat ini, Undana memiliki sekitar 33 ribu mahasiswa, didukung oleh lebih dari 1.200 dosen dan sekitar 600 tenaga kependidikan.

Pada saat ia dilantik sebagai rektor pada 6 Agustus 2021, Undana mengusung visi Global Oriented University. Saat itu, Undana hanya memiliki satu program studi berakreditasi unggul, yakni Program Studi Ilmu Peternakan dengan nomenklatur lama akreditasi A.

“Dalam roadmap pengembangan Undana 2020–2025, saya fokus pada peningkatan kualitas, khususnya akreditasi dan pengembangan sumber daya manusia. Ini bukan kerja rektor semata, tetapi kerja bersama seluruh potensi yang ada di Undana,” ungkapnya.

Hasilnya, hingga 8 Desember 2025, Undana telah memiliki 18 program studi berakreditasi unggul, dan bertambah menjadi 19 program studi beberapa hari kemudian. Selain itu, terdapat delapan program studi yang telah terakreditasi internasional, serta peningkatan signifikan akreditasi dari kategori baik menjadi baik sekali.

Di bidang penguatan SDM, Undana juga mencatat penambahan 38 guru besar baru. Tak hanya itu, implementasi visi berwawasan global turut diwujudkan melalui program internasionalisasi mahasiswa.

“Kalau sebelumnya hampir tidak ada mahasiswa yang magang ke luar negeri, dalam empat tahun ini sudah sekitar 60 mahasiswa Undana kami kirim untuk magang ke Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Eropa,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa capaian tersebut bukan untuk membanggakan diri, melainkan untuk menunjukkan bahwa keberhasilan dicapai melalui kerja kolaboratif dan berkelanjutan.

“Saya bukan solois, saya hanya dirigen yang mengorkestra semua kapasitas yang ada di Universitas Nusa Cendana,” tuturnya.

Menurut Prof Maxs Sanam, kisah Undana seharusnya menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain di NTT, baik negeri maupun swasta, bahwa dengan kerja terprogram dan fokus, kualitas pendidikan tinggi di daerah dapat bersaing.

Di akhir sambutan, ia menyampaikan terima kasih kepada Pos Kupang atas penghargaan yang diberikan.

“Terima kasih kepada Pos Kupang atas penghargaan ini. Rektor inspiratif seharusnya semua pemimpin. Malam ini mungkin jatahnya Undana, tetapi saya percaya banyak rektor lain yang juga menjadi inspirator dan motivator bagi perguruan tingginya,” pungkas Prof Maxs Sanam.


Topik Terkait:
Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan