Manulife Kumpulkan 23,52 Juta Lembar Saham BBRI

admin.aiotrade 09 Okt 2025 2 menit 10x dilihat
Manulife Kumpulkan 23,52 Juta Lembar Saham BBRI

Perubahan Kepemilikan Saham BRI oleh Manulife

Pengumuman terbaru menunjukkan bahwa perusahaan keuangan Manulife Financial Corp. baru saja melakukan pembelian besar-besaran atas saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Dalam sesi perdagangan terbaru, Manulife membeli sebanyak 23,52 juta lembar saham BBRI. Setelah transaksi ini, jumlah saham yang dimiliki oleh Manulife meningkat menjadi 126,77 juta lembar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Data dari Bloomberg mencatat bahwa Manulife telah menjadi pemegang saham utama BBRI sejak 31 Desember 2012. Biaya rata-rata per saham yang mereka bayarkan adalah sebesar Rp3.781,84. Hal ini menunjukkan bahwa Manulife memiliki posisi strategis dalam kepemilikan saham BBRI selama lebih dari sepuluh tahun.

Pergerakan Harga Saham BBRI

Pada sesi perdagangan Kamis (9/10/2025), harga saham BBRI mengalami kenaikan sebesar 3,76% menjadi Rp3.860 per lembar. Meskipun demikian, harga saham tersebut masih mengalami penurunan sebesar 8,31% secara year-to-date (ytd) pada tahun 2025. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada kenaikan sementara, tren keseluruhan tetap negatif.

Kinerja Keuangan BBRI

Dalam laporan keuangan paruh pertama 2025, BBRI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp26,53 triliun. Peningkatan ini didorong oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang mencapai Rp73,27 triliun pada semester I/2025. Angka ini tumbuh sebesar 2,8% secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp71,27 triliun.

Meski begitu, laba bersih yang dicatatkan BBRI pada semester I/2025 mengalami penurunan dibandingkan semester I/2024. Laporan keuangan menunjukkan bahwa laba bersih turun sebesar 11,24% YoY dari Rp29,89 triliun menjadi Rp26,53 triliun.

Penjelasan Direktur Utama BRI

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa capaian laba bersih pada semester I/2025 sebenarnya lebih baik dibandingkan semester I/2024. Menurutnya, laba bersih pada semester I/2024 masih dikurangi oleh penyisihan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar Rp4 triliun.

“Terdapat catatan kaki bahwa tahun lalu ada reverse CKPN yang besarnya Rp4 triliun, jadi Rp29 triliun dikurangi Rp4 triliun menjadi Rp25 triliun. Sekarang [laba] kita kan Rp26 triliun lebih, jadi sebenarnya tahun ini lebih besar labanya,” katanya.

Analisis dan Perspektif

Perubahan kepemilikan saham oleh Manulife menunjukkan adanya minat kuat terhadap BBRI. Dengan peningkatan jumlah saham yang dimiliki, Manulife mungkin melihat potensi pertumbuhan jangka panjang dari bank yang beroperasi di Indonesia. Namun, penurunan laba bersih yang tercatat dalam beberapa bulan terakhir juga menjadi perhatian penting bagi para investor.

Sementara itu, kenaikan harga saham BBRI pada sesi perdagangan terbaru memberikan sedikit optimisme, namun tren year-to-date yang negatif tetap menjadi tantangan. Investor perlu memperhatikan faktor-faktor eksternal seperti kondisi pasar dan kebijakan pemerintah yang dapat memengaruhi kinerja BBRI.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan