Mario Lemos Bocorkan Masalah Besar Persijap Usai Kalah dari Bali United

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Mario Lemos Bocorkan Masalah Besar Persijap Usai Kalah dari Bali United

Pelatih Persijap Jepara Mengungkap Penyebab Kekalahan dari Bali United

Bali.aiotrade, JEPARA – Setelah kekalahan yang dialami oleh Persijap Jepara dalam laga melawan Bali United pada pekan kedelapan Super League 2025-2026, pelatih Mario Lemos kembali memberikan pernyataan. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Minggu (19/10) malam, berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Bali United.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Mario Lemos, ada beberapa faktor yang menyebabkan kekalahan ini. Salah satu yang paling signifikan adalah ketidakstabilan starting lineup yang digunakan oleh Persijap sejauh ini.

Starting Lineup yang Tidak Konsisten

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, hingga pekan kedelapan Super League 2025-2026, Persijap Jepara belum memiliki starting lineup yang konsisten. Dalam delapan pertandingan yang telah dilalui, timnya selalu mengubah komposisi pemain.

“Kami memakai delapan lineup berbeda dalam delapan laga,” ujar Mario Lemos. “Alasannya bisa bervariasi, mulai dari cedera hingga hukuman kartu. Hal ini juga menjadi penyebab kami kesulitan tampil konsisten.”

Pada laga terbaru melawan Bali United, dua gol tim tamu dicetak oleh Kadek Agung di menit ke-45+1 dan Jordy Bruijn di menit ke-86. Sementara itu, gol tunggal Persijap dibukukan oleh striker asing Carlos Franca di menit ke-85.

Kekalahan Beruntun dan Masalah Pemain

Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun yang dialami oleh Laskar Kalinyamat di ajang Super League 2025-2026. Sebelumnya, mereka juga kalah dari Persita Tangerang dan Persik Kediri.

Masalah Persijap semakin berat menjelang laga pekan kesembilan melawan Bhayangkara FC. Salah satu pemain utama, Wahyudi Hamisi, menerima kartu merah saat melawan Bali United. Akibatnya, ia harus absen dalam pertandingan mendatang.

“Wahyudi Hamisi akan absen dalam laga melawan Bhayangkara FC,” jelas Mario Lemos. “Ini akan mengubah komposisi tim lagi, dan hal ini menjadi tantangan bagi kami.”

Perubahan Klasemen dan Performa Tim

Setelah kekalahan ini, Persijap melorot ke peringkat ke-14 klasemen Super League 2025-2026 dengan delapan poin. Hasil tersebut berasal dari dua kali menang, dua kali seri, dan empat kali kalah.

Di sisi lain, Bali United berhasil naik ke peringkat ketujuh dengan 12 poin. Mereka mencatat tiga kali menang, tiga kali seri, dan dua kali kalah dalam delapan laga.

Tantangan di Masa Depan

Dengan kondisi yang semakin rumit, Mario Lemos menyadari bahwa Persijap membutuhkan evaluasi menyeluruh. Mulai dari strategi permainan hingga pengelolaan pemain, semua harus diperbaiki agar bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya.

Pelatih asal Portugal ini berharap, dengan penyesuaian yang tepat, Persijap dapat bangkit dari keterpurukan dan meraih hasil positif dalam pertandingan-pertandingan mendatang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan