
Kembali ke Final, Fajar/Fikri Berusaha Torehkan Gelar Juara
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri kembali menembus babak final dalam turnamen BWF World Tour Finals 2025. Kali ini, pasangan ganda putra andalan Indonesia tersebut melangkah ke partai puncak French Open 2025 dengan tekad kuat untuk mengubah posisi mereka menjadi juara.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Duet yang dibentuk oleh antusiasme dan kemampuan Antonius Budi Ariantho terus menunjukkan potensi luar biasa sebagai salah satu ganda putra elite dunia. Setelah sukses meraih gelar juara China Open 2025 di turnamen kedua, Fajar/Fikri semakin memperkuat reputasi mereka di berbagai ajang besar berikutnya.
Pada French Open 2025, Fajar/Fikri berhasil melangkah ke final setelah mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Dalam pertandingan yang berlangsung di Glaz Arena, Chemin du Bois de la Justice, mereka mengalahkan unggulan kedua dengan skor 21-14, 21-19 pada dini hari WIB, Minggu (26/10).
Ini merupakan final keempat dari enam turnamen yang telah diikuti Fajar/Fikri. Selain menjuarai China Open 2025, mereka pernah menjadi runner-up di dua turnamen sebelumnya, yaitu Super 500 Korea Open 2025 dan Super 750 Denmark Open 2025.
Perasaan dan Strategi yang Terjaga
Fikri menyampaikan rasa bahagia atas pencapaian mereka yang kembali masuk ke babak final. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan kontrol diri agar bisa tampil lebih siap di pertandingan selanjutnya.
“Perasaannya pasti senang sekali bisa back to back finals, tapi tetap harus dikontrol karena tetap harus fokus. Masih ada hari esok yang harus lebih siap,” ujar Fikri dalam keterangan resmi PP PBSI usai pertandingan.
Strategi yang diterapkan Fajar/Fikri dalam pertandingan ini adalah menerapkan serangan dari awal tanpa memberi ruang bagi lawan berkembang. Mereka juga fokus pada poin demi poin, sehingga saat lawan mencoba mengejar, mereka tidak terlalu terganggu dan langsung fokus pada poin berikutnya.
Menghadapi Lawan Kuat
Di babak final, Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Meskipun rekor pertemuan keduanya saat ini adalah 1-1, dalam bentrokan terakhir di final Korea Open 2025, Fajar/Fikri harus menerima kekalahan.
Fikri mengakui bahwa lawan mereka sangat kuat dan konsisten. Namun, ia tetap optimistis dan percaya bahwa timnya bisa menampilkan yang terbaik.
“Bertemu Kim/Seo, harus lebih tenang di lapangan, kita tahu mereka pasangan yang luar biasa dengan hasil yang luar biasa tahun ini. Sangat kuat, sangat konsisten tapi kami tidak gentar. Kami akan berjuang semaksimal mungkin dan semoga bisa menampilkan yang terbaik,” jelas Fikri.
Tekad untuk Menang
Fajar Alfian juga menyampaikan perasaan senangnya bisa kembali ke final. Ia menegaskan tekadnya untuk menjadi juara di French Open 2025.
“Sangat senang bisa ke final lagi tapi kami mau juara jadi besok lawan Kim/Seo harus siap capek baik secara fisik, mental dan fokus. Kami harus habis-habisan,” ucap Fajar.
Ia menambahkan bahwa timnya mencoba bermain enjoy dan menikmati setiap pertandingan. Hal ini membantu mereka mengeluarkan seluruh kemampuan dan terus masuk ke babak-babak akhir.
Kesimpulan
Fajar/Fikri terus menunjukkan performa yang luar biasa dan menjadi harapan besar bagi bulu tangkis Indonesia. Dengan strategi yang terencana dan mental yang kuat, mereka siap menghadapi tantangan di final French Open 2025. Semangat dan tekad mereka akan menjadi kunci kesuksesan di pertandingan mendatang.