
Bencana Longsor di Kota Batu Akibat Hujan Deras
Kota Batu, Jawa Timur, kembali mengalami bencana longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (7/11/2025). Kejadian ini terjadi di Dusun Lemah Putih, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji. Material tanah longsor dengan dimensi panjang sekitar 8 meter, tinggi 7 meter, dan lebar 4 meter menutup saluran drainase. Akibatnya, aliran air meluap ke jalan, lahan pertanian, serta masuk ke permukiman warga setempat.
Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada siang hingga sore hari menjadi penyebab utama longsor. Plt Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Suwoko, menjelaskan bahwa material longsor menutup saluran drainase, sehingga menyebabkan luapan air beserta lumpur.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kerusakan pada Rumah dan Lahan Pertanian
Berdasarkan laporan, luapan air masuk ke beberapa rumah warga dan merusak lahan pertanian. Beberapa tanaman seperti wortel, bawang putih, bawang prei, brokoli, dan bit mengalami kerusakan karena dilewati air yang meluap. Total ada tiga rumah warga dan lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat kejadian ini.
Petugas gabungan dari BPBD Kota Batu, Pekerjaan Umum Jawa Timur, TNI, Polri, Perangkat Desa Sumberbrantas, warga, dan pihak terkait masih melakukan pembersihan sisa air yang masuk ke dalam rumah warga. Proses pembersihan ini dilakukan secara intensif untuk memastikan kondisi kembali normal dan mencegah risiko bencana lanjutan.
Longsoran di Wilayah Lain
Selain di Dusun Lemah Putih, longsor juga terjadi di Sumberbrantas tepatnya di Dusun Jurang Kuali. Hujan deras menyebabkan plengsengan teknis sepanjang 15 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 1 meter mengalami longsor. Material longsor menimpa dan merusak lahan pertanian wortel milik warga sekitar lokasi.
Upaya Penanggulangan dan Pencegahan
Pemerintah setempat dan instansi terkait terus berkoordinasi untuk melakukan penanggulangan bencana. Selain pembersihan, mereka juga melakukan evaluasi terhadap daerah-daerah rawan longsor. Langkah-langkah pencegahan seperti penguatan struktur tanggul dan peningkatan sistem drainase akan segera dilakukan untuk mengurangi risiko kejadian serupa di masa depan.
Rekomendasi untuk Warga
Warga di sekitar area rawan longsor diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang. Mereka juga diminta untuk tidak mendirikan bangunan di daerah yang rentan longsor dan selalu memperhatikan perubahan cuaca serta kondisi lingkungan sekitar.