
Kebakaran Kandang Domba di Subang, 28 Ekor Ternak Mati Terpanggang
Kebakaran yang terjadi di Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menimbulkan kerugian besar bagi seorang peternak domba. Kandang milik Wawan, warga Dusun Bugel, Desa Mundusari, ludes dilalap api pada Jumat (07/11/2025) sore. Kejadian ini menyebabkan kematian 28 ekor ternak domba dan kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah.
Awal Kebakaran yang Tidak Terduga
Menurut informasi yang diperoleh dari perangkat desa setempat, kebakaran bermula dari kebiasaan Wawan membakar sisa pakan domba berupa rumput kering di dekat kandang. Pembakaran ini biasanya dilakukan sebagai cara untuk menghangatkan dan mengusir nyamuk. Namun, kali ini, tindakan tersebut berujung pada malapetaka.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Sebenarnya pembakaran sisa rumput kering itu sudah menjadi kebiasaan pemilik. Tujuannya adalah untuk penghangat dan mengusir nyamuk," ujar Asep, perangkat desa setempat.
Namun, pada hari kejadian, Wawan tidak melakukan langkah-langkah pencegahan yang biasanya dilakukannya. Setelah menyalakan api, ia langsung meninggalkan lokasi tanpa memastikan bahwa api benar-benar padam. Hal ini membuat api dengan mudah merambat ke struktur kandang.
Api Merambat Cepat dan Menyebabkan Kematian Banyak Ternak
Kebakaran baru diketahui ketika kobaran api sudah sangat besar. Struktur kandang yang terbuat dari bahan bambu mempercepat penyebaran api. Akibatnya, seluruh bangunan kandang terbakar dan 28 ekor domba mati terpanggang di dalamnya.
"Karena kandang terbuat dari bahan bambu, api cepat merembet ke atas kandang. Sayangnya, 28 ekor domba tidak berhasil diselamatkan," tambah Asep dengan nada prihatin.
Upaya Memadamkan Api dan Kerugian yang Ditanggung
Warga setempat bersama sejumlah petugas segera turun tangan untuk memadamkan api. Berkat kesigapan warga, api akhirnya dapat dikuasai dan tidak merembet ke rumah-rumah yang berdekatan dengan kandang.
Meskipun api berhasil dipadamkan, kerugian yang diderita oleh Wawan cukup besar. Selain kehilangan 28 ekor domba, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Pelajaran yang Harus Diambil
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi para peternak dan masyarakat sekitar. Pembakaran sisa pakan harus dilakukan dengan hati-hati dan tetap memastikan bahwa api benar-benar aman. Tindakan yang tidak waspada bisa berujung pada kejadian tragis seperti yang terjadi di Subang.
Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga lingkungan sekitar. Dengan kesadaran akan risiko kebakaran, masyarakat dapat menghindari kejadian serupa di masa depan.