Mayer Mundur dari Pencalonan Presiden FIA, Ben Sulayem Kian Kuat

admin.aiotrade 21 Okt 2025 4 menit 16x dilihat
Mayer Mundur dari Pencalonan Presiden FIA, Ben Sulayem Kian Kuat

Kritik terhadap Proses Pemilihan Presiden FIA

Mantan steward FIA yang dipecat pada November lalu, mengungkapkan niatnya untuk mencalonkan diri dalam pemilihan akhir tahun ini. Ia menilai bahwa Ben Sulayem telah ingkar janji. Namun, upaya pencalonannya terhambat karena setiap kandidat harus menyerahkan daftar calon wakil presiden olahraga dari masing-masing enam wilayah global FIA.

Dalam daftar dewan dunia, hanya ada satu orang dari Amerika Selatan, yaitu Fabiana Ecclestone dari Brasil, istri Bernie, yang sebelumnya telah mengonfirmasi dukungannya untuk Ben Sulayem. Hal ini berarti pengusaha Uni Emirat Arab akan memasuki masa jabatan keduanya sebagai presiden setelah terpilih pada 2021, dengan peraturan yang mencegah orang lain untuk mencalonkan diri.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Mayer dengan tegas menyatakan bahwa ini menunjukkan proses yang tidak demokratis saat ia berbicara kepada media di Austin menjelang Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan ini. "Hanya akan ada satu kandidat, yaitu sang petahana," ujar pembalap berusia 59 tahun ini. "Itu bukan demokrasi. Itu adalah ilusi demokrasi."

Ia mengungkapkan keprihatinannya karena hanya ada satu kandidat dari Amerika Selatan dan dua dari Afrika, dan mengapa jumlah keseluruhan anggota yang memenuhi syarat telah berkurang dari 40 orang pada 2021 menjadi 29 orang untuk 2025. "Apa yang berubah?" tanya Mayer. "Apakah klub-klub anggota tiba-tiba kehilangan minat untuk membentuk olahraga ini? Atau apakah mereka dibujuk, ditekan, atau dijanjikan sesuatu yang tidak sesuai?"

Ia juga menyampaikan bahwa ketika hanya tiga dari 12 klub yang memenuhi syarat di seluruh Amerika Selatan dan Afrika yang mengajukan diri, terlepas dari apakah mereka mendukung saya atau tidak, jelas ini bukan lagi sebuah proses yang demokratis. "Ketika pilihan digantikan oleh kontrol, demokrasi menjadi berkurang."

Masalah Representasi di Wilayah Afrika dan Amerika Selatan

Motorsport di Brasil bukanlah tipikal olahraga motorsport di seluruh Amerika Selatan, namun tidak ada klub lain yang memilih untuk mencalonkan seseorang, yang tentunya bukan merupakan tantangan bagi Nyonya Ecclestone, tetapi sebuah kesempatan untuk memperluas representasi wilayah mereka dan memperkuat olahraga ini di seluruh benua.

Sekarang, pertimbangkan Afrika, sebuah wilayah yang terdiri dari 22 klub di 47 negara dengan janji yang sangat besar dan keragaman yang sangat luas, namun hanya ada dua kandidat yang muncul, keduanya menyatakan diri sebagai pendukung presiden. Amina Mohammed dari Kenya adalah seorang diplomat yang dihormati dan berprestasi, tetapi bukan seorang organisator motorsport seumur hidup. Rodrigo Roja diizinkan untuk ikut serta karena acara e-sports yang diam-diam ditambahkan ke dalam kalender olahraga internasional bulan lalu melalui e-vote, sebuah acara yang, meskipun telah dijadwalkan akhir pekan lalu, sepengetahuan kami, tampaknya tidak pernah terjadi.

"Itu bahkan tidak terdaftar di kalender klubnya sendiri atau halaman media sosial mereka, yang pada kenyataannya adalah situasi yang mencerminkan apa yang terjadi saat terakhir kali dia maju sebagai kandidat, sebuah acara yang ada di kalender tetapi tidak pernah dijalankan." Jadi saya bertanya, bagaimana seharusnya legitimasi dibangun? Apakah seperti ini seharusnya olahraga motor Afrika diwakili dengan baik? Dan apakah ini cara kita mengembangkan olahraga ini di wilayah yang sangat penting ini dengan begitu banyak potensi yang belum dimanfaatkan?

Penilaian tentang Tata Kelola FIA

Sepanjang konferensi pers, Mayer merujuk pada Utrecht School of Governance, yang mempelajari isu-isu publik dan organisasi dalam interaksinya dengan perkembangan politik dan masyarakat. Sekolah ini melakukan studi tentang FIA, yang mendapat skor 45 persen pada indeks pengamat tata kelola olahraga, yang menempatkan FIA di antara federasi-federasi yang telah mengadopsi ornamen formal tata kelola modern namun tidak memiliki kebijakan dan perlindungan institusional yang kuat.

"Tata kelola FIA secara struktural memusatkan kekuasaan di kantor presiden dan akuntabilitas tetap terbatas dalam sistem di mana presiden melakukan kontrol yang menentukan," ungkapnya.

Yang kemudian ditanggapi oleh Mayer, "Kami sangat yakin bahwa serangkaian pelanggaran etika telah dilakukan dalam proses pemilihan ini, dan kami telah mengajukan sejumlah keluhan etika."

Tanggapan dari FIA

FIA telah menanggapi klaim Mayer, dengan menyatakan, "Pemilihan presiden FIA adalah proses yang terstruktur dan demokratis, untuk memastikan keadilan dan integritas di setiap tahap. Persyaratan untuk pemilihan FIA 2025, termasuk tenggat waktu yang relevan dan kriteria kelayakan untuk daftar presiden dan dewan dunia, ditentukan dalam statuta FIA dan peraturan internal, yang tersedia untuk umum di situs web FIA."

Kandidat Keempat dalam Pemilihan Presiden FIA

General Virginie Philippot, kandidat keempat dalam pemilihan presiden FIA, juga turut berkontribusi dalam diskusi ini. Meski belum ada informasi lebih lanjut mengenai peran dan strateginya, kehadiran kandidat baru ini menunjukkan bahwa proses pemilihan masih berlangsung dengan dinamika yang kompleks.

Formula 1: Kenapa Ben Sulayem Berpeluang Menang Lagi dalam Pemilihan Presiden FIA

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan