MBG Cijulang Pangandaran Berhenti Beroperasi Akibat Dana Pusat Tidak Cair

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
MBG Cijulang Pangandaran Berhenti Beroperasi Akibat Dana Pusat Tidak Cair


PANGANDARAN, aiotrade
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami penghentian sementara operasionalnya pada Senin (20/10/2025) hingga Selasa (21/10/2025).

Kendala utama yang menyebabkan penghentian ini adalah belum cairnya dana operasional SPPG dari pusat. Hal ini dikonfirmasi oleh Danang Ari Wibowo, PIC MBG SMKN 1 Cijulang. Menurutnya, meskipun ada informasi awal bahwa SPPG akan terhenti sementara hingga waktu yang belum ditentukan, namun kemudian muncul pengumuman baru bahwa dapur tersebut akan kembali beroperasi mulai Rabu (22/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Pada hari Sabtu lalu, kami mendapatkan pengumuman bahwa SPPG terhenti sementara karena dana dari pusat belum cair. Namun, pada hari Senin kemarin, kami menerima informasi bahwa operasional akan kembali berjalan mulai Rabu besok,” jelas Danang saat dihubungi melalui telepon, Selasa.

Akibat penghentian ini, siswa tidak mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) selama dua hari, yaitu Senin dan Selasa. Dari pengakuan Danang, kekosongan ini akan segera diisi setelah dapur kembali beroperasi.

Salah satu orang tua murid, Annisa, membenarkan bahwa anaknya tidak mendapat MBG pada Senin siang. Ia mengatakan bahwa informasi tentang penghentian sementara ini berasal dari masalah keuangan. “Operasional belum dibayar,” ujarnya.

Seorang wali murid lainnya, yang meminta nama tidak disebutkan, mengungkapkan bahwa awalnya ia mendengar kabar penghentian MBG dari PAUD An Nahar. Namun, ternyata bukan hanya SPPG di Desa Margacinta saja yang mengalami hal serupa. Beberapa sekolah lain di wilayah Cijulang juga tidak menerima MBG.

“SPPG-nya di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang,” tambahnya.

Menurut informasi yang ia peroleh, alasan penghentian sementara MBG adalah karena dana operasional belum cair. Ia mengecam bahwa program yang digagas oleh Presiden Prabowo ini justru mengalami kendala. “Ini kan program Presiden Prabowo, kenapa berhenti?” tanyanya dengan rasa kecewa.

Beberapa pihak menilai bahwa ketidakstabilan pendanaan seperti ini dapat mengganggu kelancaran program yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan makanan bergizi bagi siswa. Dalam situasi seperti ini, masyarakat dan pihak terkait berharap agar masalah keuangan bisa segera terselesaikan agar MBG dapat berjalan secara normal kembali.

Selain itu, beberapa komunitas lokal juga mulai mempertanyakan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan dana yang dialokasikan untuk program ini. Mereka berharap pemerintah dapat lebih proaktif dalam mengantisipasi potensi gangguan, terutama dalam hal pencairan dana yang menjadi salah satu elemen kunci dalam menjalankan program.

Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pihak terkait mengenai masa depan program MBG di wilayah Cijulang. Namun, dengan adanya rencana kembalinya operasional SPPG pada Rabu, diharapkan para siswa dapat segera kembali menikmati makanan bergizi yang disediakan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan