Medco E&P Sumsel Optimis Capai Produksi Gas 65 MMSCFD Hingga Akhir 2025

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 8x dilihat
Medco E&P Sumsel Optimis Capai Produksi Gas 65 MMSCFD Hingga Akhir 2025

PT Medco E&P Indonesia memiliki rencana untuk menjaga tingkat produksi gas di South Sumatera Block (SSB) atau Blok Sumatera Selatan pada kisaran 65 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) hingga akhir tahun 2025. VP Operation Onshore Medco E&P, Irfan Eka Wardhana, menyampaikan bahwa target ini akan disesuaikan dengan tingkat serapan konsumen.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Target kami akan bertahan di sekitar 65-60 MMSCFD hingga akhir 2025, tergantung dari serapan konsumen,” ujar Irfan kepada awak media di Stasiun Pengumpul Minyak dan Gas Bumi Soka, Sumatera Selatan, pada Minggu (19/10).

Irfan menambahkan bahwa sejak 17 Agustus 2025, produksi gas di Blok Sumsel mencapai 65 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Dalam periode Januari hingga September 2025, produksi gas dari blok tersebut tercatat sekitar 53,6 juta standar kaki kubik per hari.

“Mungkin tadi sempat bingung, apa sih artinya 65 MMSCFD itu? Jika semua gas tersebut digunakan untuk listrik, bisa memenuhi kebutuhan listrik sekitar 80 juta rumah dalam sehari,” tambah Irfan.

Selain itu, produksi gas Medco E&P di Blok Sumsel telah melebihi target yang ditetapkan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), yaitu sebesar 47,5 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

“Target yang diberikan SKK Migas adalah 47,5 MMSCFD. Namun, rata-rata produksi sampai bulan September 2025 sudah melampaui target tersebut,” jelas Irfan.

Untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca, PT Medco E&P Indonesia terus melakukan berbagai inovasi di lapangan produksi, termasuk di Blok Sumsel. Beberapa program yang dilakukan antara lain:

  • Pengurangan pembakaran gas berlebih ( fuel gas optimization )
  • Pengurangan aktivitas flare ( flare gas utilization )
  • Penghentian penggunaan Enclosed Ground Flare di Keramasan
  • Pemanfaatan gas buang menjadi sales gas di Lapangan Matra

Hingga Oktober 2025, Medco E&P Blok Sumsel berhasil menurunkan emisi hingga hampir 55 ribu ton CO₂ ekuivalen per tahun. Angka ini setara dengan emisi dari sekitar 12 ribu mobil dalam satu tahun.

“Dampaknya, pada tahun 2025 saja, kami sudah berhasil menurunkan hampir 55 ribu ton CO₂ ekuivalen per tahun, setara dengan emisi dari 12 ribu mobil,” kata Irfan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan