
aiotrade.CO.ID-MUSI RAWAS.
PT Medco E&P Indonesia berhasil mencatatkan realisasi produksi gas di South Sumatra Block (SSB) yang melampaui target produksi rencana kerja dan anggaran alias work program & budget (WP&B). Dari target sebesar 47,5 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd), rata-rata realisasi produksi gas SSB mencapai 53,6 mmscfd.
Menurut VP Operation Onshore Asset Medco E&P Indonesia, Irfan Eka Wardhana, produksi dari blok dengan 139 sumur aktif tersebut memang tengah meningkat. Level produksinya sudah melebihi target yang ditetapkan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Sejak tanggal 17 Agustus lalu, produksi gas SSB sudah jauh di atas target. Jika dilihat saat ini, produksi gas per hari SSB mungkin sudah di atas 60 mmscfd. Bahkan, saat ini sudah mencapai 65 mmscfd per hari,” ujar Irfan kepada wartawan pada 19 Oktober 2025.
SSB dikelola oleh PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P) berdasarkan production sharing contract (PSC). Masa kontraknya akan berlaku hingga 27 November 2033 mendatang.
Melalui blok migas seluas 4.470 km² yang membentang di tujuh kabupaten di Sumbagsel, Medco E&P menyuplai kebutuhan gas untuk beberapa pihak, termasuk PT PLN, PT Pupuk Sriwijaya (Pusri), serta off-taker lainnya.
Irfan optimistis bahwa Medco E&P dapat menjaga tingkat produksi SSB di kisaran 60-65 mmscfd hingga akhir tahun nanti.
“Jika skema produksi ini dikonversikan ke dalam listrik, maka bisa melistriki hingga 80 juta rumah,” pungkas Irfan.
Tantangan Produksi Gas di SSB
Produksi gas di SSB tidak hanya menjadi salah satu indikator kesuksesan operasional Medco E&P, tetapi juga menjadi penopang utama pasokan energi di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya. Blok ini memiliki potensi besar karena lokasinya yang strategis dan jumlah sumur aktif yang cukup banyak.
Beberapa faktor yang turut berkontribusi terhadap peningkatan produksi antara lain:
Peningkatan efisiensi dalam pengoperasian sumur
Pemeliharaan rutin terhadap infrastruktur yang ada
* Penggunaan teknologi mutakhir dalam proses eksploitasi
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti PLN dan Pusri juga memberikan dampak positif terhadap stabilitas pasokan. Hal ini menunjukkan bahwa Medco E&P tidak hanya fokus pada pencapaian target produksi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan dan kebutuhan pasar.
Peran SSB dalam Pasokan Energi Nasional
South Sumatra Block (SSB) merupakan salah satu blok migas penting yang berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Dengan luas area yang mencapai 4.470 km², SSB mengandung sumber daya yang sangat potensial untuk diproduksi dan didistribusikan.
Produksi gas yang stabil dari SSB tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat dan industri di sekitar. Misalnya, pasokan gas ke PLN membantu memastikan ketersediaan listrik yang cukup, sedangkan pasokan ke Pusri memastikan kelancaran produksi pupuk yang sangat dibutuhkan oleh sektor pertanian.
Dalam konteks yang lebih luas, produksi gas yang meningkat juga berkontribusi pada stabilitas harga energi di pasar domestik. Dengan demikian, SSB bukan hanya menjadi aset perusahaan, tetapi juga bagian dari strategi nasional dalam membangun ketahanan energi.
Ke depan: Target dan Strategi Produksi
Meskipun telah mencapai level produksi yang lebih tinggi dari target awal, Medco E&P tetap mempertahankan strategi yang terencana. Menurut Irfan, pihaknya terus melakukan evaluasi dan penyesuaian agar produksi tetap optimal tanpa mengorbankan keamanan dan lingkungan.
Strategi yang diterapkan mencakup:
Penambahan jumlah sumur baru untuk meningkatkan kapasitas produksi
Peningkatan investasi dalam teknologi pengolahan dan distribusi gas
* Kerja sama yang lebih erat dengan mitra bisnis seperti PLN dan Pusri
Dengan pendekatan yang terukur dan komitmen terhadap kualitas, Medco E&P yakin dapat mempertahankan tingkat produksi yang tinggi hingga akhir masa kontrak.