MedcoEnergi Mulai Operasikan Pembangkit Listrik Hijau di Batam

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 12x dilihat
MedcoEnergi Mulai Operasikan Pembangkit Listrik Hijau di Batam

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) atau MedcoEnergi melalui anak perusahaannya, PT Medco Power Indonesia (Medco Power), resmi memulai operasi komersial (Commercial Operation Date/COD) Pembangkit Listrik Add-On Combined Cycle Power Plant (CCPP) berkapasitas 39 megawatt (MW) di Tanjung Uncang, Batam, pada 8 November 2025. Proyek ini dikembangkan oleh anak perusahaan Medco Power, PT Energi Listrik Batam (ELB), berdasarkan perjanjian jual beli listrik jangka panjang dengan PT PLN Batam.

Fasilitas open-cycle berkapasitas 70 MW yang sudah ada dikonversi menjadi pembangkit listrik combined cycle dengan total kapasitas mencapai 109 MW. Pembangkit listrik berteknologi combined cycle ini memanfaatkan panas buang dari turbin gas untuk menghasilkan tambahan listrik melalui turbin uap. Dengan sistem tersebut, efisiensi energi meningkat secara signifikan sekaligus menurunkan intensitas karbon dari 0,8 menjadi 0,4 ton CO₂ per megawatt-hour (MWh). Selain itu, proyek ini turut memperkuat keandalan pasokan listrik guna mendukung pertumbuhan sektor industri di kawasan Batam dan Bintan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Proyek Add-On ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem. Dengan menghasilkan lebih banyak listrik dari sumber energi yang sama, proyek ini meningkatkan kinerja keseluruhan dan menurunkan intensitas karbon, sejalan dengan fokus kami untuk mengoptimalkan aset yang ada untuk memenuhi kebutuhan listrik," ungkap Eka Satria, Presiden Direktur & CEO Medco Power Indonesia dalam keterangan tertulis, Rabu (12/11/2025).

Keuntungan dan Manfaat Proyek

Proyek ini memberikan beberapa manfaat penting, antara lain:

  • Peningkatan Kapasitas Produksi Listrik: Dengan konversi fasilitas open-cycle menjadi combined cycle, kapasitas total pembangkit meningkat dari 70 MW menjadi 109 MW.
  • Efisiensi Energi yang Lebih Baik: Teknologi combined cycle memungkinkan penggunaan panas buang dari turbin gas untuk menghasilkan listrik tambahan, sehingga meningkatkan efisiensi energi.
  • Pengurangan Emisi Karbon: Intensitas karbon menurun dari 0,8 menjadi 0,4 ton CO₂ per MWh, yang berkontribusi pada upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.
  • Kestabilan Pasokan Listrik: Proyek ini membantu memperkuat keandalan pasokan listrik di kawasan Batam dan Bintan, yang sangat penting bagi pertumbuhan industri dan ekonomi lokal.

Komitmen Perusahaan terhadap Kepatuhan Lingkungan

Di sisi lain, Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, menegaskan komitmen perusahaan untuk memperluas portofolio ketenagalistrikan yang efisien dan ramah lingkungan. Menurutnya, proyek ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pembangkitan, tetapi juga mendukung agenda transisi energi nasional dan pembangunan berkelanjutan.

"Proyek ini diselesaikan dengan lebih dari 2,7 juta jam kerja aman tanpa insiden kehilangan waktu kerja, menegaskan standar operasi yang tinggi serta komitmen Medco Power terhadap keselamatan dan kinerja," ungkap Roberto.

Proses Pengembangan dan Pelaksanaan

Pengembangan proyek ini melibatkan berbagai tahapan dan kolaborasi antara Medco Power, ELB, dan PT PLN Batam. Proyek ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan pasokan listrik yang stabil dan efisien di kawasan industri yang berkembang pesat. Selama proses pelaksanaan, Medco Power memastikan bahwa semua standar keselamatan dan kualitas diterapkan secara ketat.

Tantangan dan Solusi

Meskipun proyek ini berhasil diselesaikan dengan baik, tentu saja terdapat tantangan selama proses pengembangan. Salah satu tantangan utama adalah memastikan koordinasi yang baik antara berbagai pihak terkait, termasuk mitra kerja dan lembaga pemerintah. Namun, dengan komitmen dan keterlibatan aktif dari semua pihak, proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai target.

Masa Depan Proyek

Dengan operasi komersial yang telah dimulai, proyek ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan listrik di kawasan Batam dan Bintan. Selain itu, proyek ini juga menjadi contoh bagaimana inovasi teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan