
Vietnam U-22 Siap Hadapi Grup B SEA Games 2025
Setelah hasil drawing cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2025 diumumkan, Timnas U-22 Vietnam yang dikenal dengan julukan The Golden Star Warriors berada dalam satu grup bersama Timnas Malaysia dan Laos. Hasil tersebut membuat Vietnam harus memastikan diri menjadi juara grup agar bisa melaju ke babak semifinal.
Vietnam U-22 saat ini dipimpin oleh pelatih Kim Sang-sik, yang telah membawa timnya meraih gelar juara ASEAN Cup U-23 2025 dan berhasil lolos ke Piala Asia U-23 2026. Dengan pengalaman tersebut, Vietnam dinilai memiliki pemain-pemain berkualitas yang siap menghadapi tantangan di SEA Games 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Persiapan Matang untuk Turnamen
Timnas U-22 Vietnam terlihat sangat serius dalam mempersiapkan diri untuk ajang ini. Mereka bahkan menjalani pemusatan latihan di Uni Emirat Arab selama dua pekan terakhir. Selama masa TC tersebut, Vietnam juga melakukan uji coba melawan Qatar sebagai persiapan menghadapi kompetisi antar negara Asia Tenggara.
Selain itu, rencana pemusatan latihan lanjutan pada November mendatang di China juga sedang dipersiapkan. Hal ini dilakukan karena Vietnam bertekad untuk meraih medali emas di SEA Games 2025.
Analisis Media Vietnam tentang Lawan-lawannya
Media Vietnam melakukan analisis terhadap lawan-lawan yang akan dihadapi oleh Timnas U-22. Menurut mereka, Timnas Malaysia dan Laos tidak akan menjadi tantangan berarti bagi The Golden Star Warriors. Alasannya adalah karena pemain-pemain Vietnam dihuni oleh pemain-pemain berkualitas yang juga pernah membela tim senior.
Selain itu, media Vietnam menilai bahwa Timnas Malaysia U-22 tidak sebanding dengan kekuatan Vietnam. Pasalnya, Timnas Malaysia U-22 dihuni oleh pemain-pemain muda yang belum banyak berpengalaman. Hal ini dibuktikan dari pertandingan antara Vietnam dan Malaysia dalam kualifikasi Piala Asia 2027 lalu, di mana Vietnam kalah 0-4 dari Malaysia.
Meskipun akhirnya tujuh pemain naturalisasi Malaysia disanksi FIFA karena pemalsuan dokumen, media Vietnam tetap percaya bahwa kekuatan Malaysia U-22 tidak sebanding dengan tim asuhan Kim Sang-sik.
Tantangan Sesungguhnya Berada di Babak Semifinal
Menurut analisis media Vietnam, tantangan sesungguhnya bagi The Golden Star Warriors akan hadir di babak semifinal. Mereka yakin akan bertemu dengan Timnas U-22 Indonesia atau Thailand dalam laga tersebut.
Thailand berada dalam Grup A bersama Kamboja dan Timor Leste, sementara Timnas U-22 Indonesia berada di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura. Dengan situasi ini, Vietnam percaya bahwa lawan terberat mereka hanya akan muncul di babak semifinal.
Harapan untuk Medali Emas
Dengan keyakinan bahwa lawan-lawan di fase grup tidak akan menjadi hambatan, Vietnam berharap bisa melaju ke babak semifinal dengan mudah. Mereka pun optimis dapat meraih medali emas di SEA Games 2025.
Media Vietnam menyebutkan bahwa lawan sebenarnya bagi Vietnam baru akan muncul ketika mereka menghadapi tim kuat seperti tuan rumah Thailand dan juara bertahan Timnas U-22 Indonesia. Dengan persiapan matang dan kepercayaan diri tinggi, The Golden Star Warriors siap menghadapi tantangan-tantangan berikutnya.