Melda Safitri, Wanita Diceraikan Suami Lulus PPPK, Dapat Hadiah dari Shella Saukia

admin.aiotrade 24 Okt 2025 6 menit 15x dilihat
Melda Safitri, Wanita Diceraikan Suami Lulus PPPK, Dapat Hadiah dari Shella Saukia
Melda Safitri, Wanita Diceraikan Suami Lulus PPPK, Dapat Hadiah dari Shella Saukia

Melda Safitri: Diceraikan Suami Jelang Pelantikan PPPK, Kini Dibantu Oleh Selebgram Shella Saukia

Melda Safitri (33) kini menjadi sorotan setelah kisah hidupnya viral di media sosial. Wanita asal Aceh ini dicerai oleh suaminya menjelang pelantikan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Namun, nasibnya kini berubah setelah bertemu dengan selebgram sekaligus pengusaha ternama, Shella Saukia.

Pertemuan yang Mengubah Nasib

Dalam pertemuan tersebut, Shella Saukia tidak hanya memberikan uang tunai dan sebuah handphone, tetapi juga membantu mengubah penampilan Melda. Wajahnya kini terlihat lebih segar dan cantik. Momen itu dibagikan oleh Melda melalui akun Instagram pribadinya, menunjukkan saat dirinya dirias langsung oleh Shella.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Alhamdulillah terima kasih kak @shellasaukiaofficial," tulis Melda dalam caption unggahannya. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Shella.

Ucapan Haru dan Tindakan Tulus

Sebelumnya, tangis Melda pecah saat menerima uang dari Shella. "Ini ada rezeki untuk buka usaha," kata Shella. Sambil menangis, Melda mengaku belum pernah memegang uang sebanyak itu. "Gak pernah pegang uang sebanyak ini kak," ucapnya sambil menitikkan air mata.

Momen haru itu juga membuat Shella ikut meneteskan air mata dan memeluk Melda. "Makasih kak," kata Melda. "Pokoknya buka usaha, kalau ke Jakarta kakak hubungi aku, ada tempat tinggal sama aku," ujar Shella.

Selain uang, Shella juga memberikan sebuah handphone. "Ini untuk kakak cari rezeki, jual kosmetik lagi, ini rezeki kakak," katanya. Melda pun semakin tak kuasa menahan tangis saat dipeluk erat oleh Shella.

Dalam keterangan unggahannya, Shella turut berdoa agar kehidupan Melda semakin membaik. "Alhamdulillah insyaAllah setelah ini Derajat kak Melda di angkat sama Allah Swt. Semangaaat ya," tulis Shella.

Kisah Melda yang Menyentuh Hati

Melda mengungkapkan rasa syukurnya atas pertolongan yang datang kepadanya. "Allah Maha Adil. Allah tunjukkan jalan," tulisnya di Instagram.

Awal kisah perceraian Melda terjadi pada 15 Agustus 2025, dua hari sebelum suaminya dilantik sebagai PPPK Satpol PP Aceh Singkil pada 17 Agustus 2025. Padahal, Melda rela membelikan atribut korpri sang suami dari hasil jualannya, namun tak disangka ia justru diceraikan suami.

Kini, Melda tinggal di rumah orang tuanya di Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, bersama dua anaknya. Hingga Oktober ini, ia bertahan dari hasil jualan gorengan dan minuman seribu rupiah di depan rumahnya. Dari hasil tersebut, ia juga mampu menghidupi kedua anaknya yang masih kecil.

Awal Retaknya Rumah Tangga

Melda menceritakan awal mula rumah tangganya mulai retak hingga akhirnya berujung perceraian. Menurutnya, semua berawal dari pertengkaran kecil di rumah, saat suaminya pulang dan tidak menemukan lauk di meja makan. Kejadian itu terjadi tiga hari sebelum sang suami menerima SK PPPK.

Padahal, Melda yang membelikan baju Korpri untuk suaminya dari hasil jualan sayur. Namun, justru ia yang diceraikan. "Hari itu tanggal 14 Agustus, dia pulang kerja, sudah sore, terus dia marah-marah gitu, tidak ada kawan nasi (lauk) di rumah. Karena bagaimana saya harus masak nasi atau kawan nasi sedangkan apa pun tidak ada di rumah," ujar Melda dengan suara bergetar.

Suami Melda terus melanjutkan kemarahannya dan mengucapkan kata-kata kasar yang dianggap melukai harga diri Melda. Malam itu juga, sang suami pergi bersama rekannya dan pulang larut malam.

Amarah sang suami berlanjut hingga keesokan harinya. Karena kesal, Melda akhirnya membalas ucapan suami yang dinilainya menyakitkan. "Saya balas-lah repetan dia, kamu mau apa, kesalahanku apa, saya bilang. 'Kamu kan tidak bawa belanja, tidak ada kasih (nafkah) apa-apa, jadi apa yang saya masak?' Jadi dia memancing emosi saya terus, dipancing-dipancing sama dia, terus saya merepet sama dia. Setelah itu, saya pergi cuci piring karena capek ribut terus," ungkapnya.

Saat Melda mencuci piring, suaminya sudah membungkus pakaian dan pergi ke rumah tetangga untuk meminjam sepeda motor. Ketika kembali, sang suami langsung mengucapkan kata cerai. "Dia langsung bilang ke saya, kamu Fitri saya ceraikan 1, 2, 3 lalu dia pergi membawa bajunya," ungkap Melda.

Penyesalan dan Rasa Kecewa

Tiga hari setelah kejadian itu, tepat pada 18 Agustus, suami Melda dilantik menjadi PPPK. "Dia ceraikan saya karena mau jabatan. Padahal kami dulu berjuang bersama. Saya sempat berharap, setelah dia dilantik jadi PPPK, bisa sedikit membantu perekonomian keluarga," ujar Melda.

Namun harapan itu pupus. Melda juga menyayangkan keputusan suaminya yang menceraikan dirinya setelah mendapat pekerjaan tetap. "Begitu dikasih Allah rezeki, dia malah ceraikan saya. Kalau memang mau cerai, kenapa tidak dari dulu," tuturnya dengan nada kecewa.

Melda bahkan mengaku sudah menyiapkan pakaian dan atribut Korpri untuk pelantikan suaminya dari hasil berjualan cabai dan sayur di pasar. "Baju pelantikan itu saya yang belikan dari hasil jualan. Dia yang pesan di Shopee tapi saya yang disuruh bayar, ya uangnya dari hasil jual gorengan. Saya bantu dia dari nol, dari belum kerja sampai bisa lulus PPPK. Tapi justru saya ditinggal sebelum dia menerima SK," tutur Melda lirih.

Tidak Direstui Mertua

Melda juga mengungkapkan bahwa pernikahannya dulu sempat tidak direstui oleh ibu mertua. Setelah menikah pada tahun 2020, sang mertua sering ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka. "Sampai dulu suami saya itu pernah bantu saya cuci piring, pernah bantu saya menyuci. Itu dia bicarakan ke orang-orang. Seperti seorang tua tadi dia bicarakan ke tetangga-tetangga dia. Dia bilang anak saya dibubudak-budak oleh dia, sama tetangga-tetangga. Dia suruh perempuan bantu. Awalnya saya diam, tapi lama-lama saya diinjak," timpalnya.

Viral di Media Sosial

Kisah Melda pertama kali viral setelah diunggah oleh akun Facebook Rita Sugiarti Ricentil Panggabean. Dalam video itu, terlihat momen haru ketika Melda diantar para tetangganya naik mobil L300, membawa barang-barang rumah tangga menuju kampung halamannya di Aceh Selatan.

Melalui akun Facebook-nya @Safitri Alshop Aceh, Melda membenarkan bahwa dirinya benar-benar diceraikan suaminya pada 15 Agustus 2025, dua hari sebelum sang suami dilantik menjadi PPPK.

Dalam salah satu komentarnya, Melda menulis curahan hati yang menyita perhatian banyak warganet. Ia mengaku sudah menuntut keadilan karena merasa perjuangannya diabaikan. "Saya sudah menuntut keadilan, karena saya sudah melapor ke sana kemari. Tidak ada hasil, hanya dipandang sebelah mata. Padahal baju Korpri yang dipakai untuk pelantikan itu hasil dari jualan cabe dan sayur saya belikan. Karena niat tulus untuk suami saya. Tapi saya tidak menyangka dia seperti ini dengan saya dan anak-anak saya," ungkap Melda.

Ia juga menegaskan bahwa video yang viral itu diunggah dengan seizin dirinya. "Jangan salahkan siapa pun, terutama saudara kita Rita Sugiarti Ricentil Panggabean tentang viralnya video saya ini. Viral-nya video ini atas seizin Allah melalui orang-orang baik, orang yang peduli dengan kemanusiaan. Cukup saya yang merasakan hal ini, jangan sampai ke keluarga kalian," tulisnya.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan