Melki Laka Lena Ajak IFTK Ledalero Kembangkan Produk Lokal dengan OVOP dan OCOP

admin.aiotrade 26 Okt 2025 2 menit 17x dilihat
Melki Laka Lena Ajak IFTK Ledalero Kembangkan Produk Lokal dengan OVOP dan OCOP

Gubernur NTT Ajak IFTK Ledalero Kembangkan Produk Lokal

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengajak Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Maumere, untuk berkolaborasi dalam mengembangkan produk lokal melalui program One Village One Product (OVOP) dan One Community One Product (OCOP). Ajakan ini disampaikan oleh Gubernur saat menghadiri Rapat Senat Luar Biasa IFTK Ledalero dalam rangka Wisuda Tahun Akademik 2024-2025 di Aula St. Thomas Aquinas Ledalero, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Menurut Gubernur NTT, keterlibatan aktif pihak kampus dalam kedua program tersebut merupakan bagian dari upaya menggerakkan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Ia menekankan bahwa jurusan-jurusan seperti Desain Komunikasi Visual (DKV), Kewirausahaan, dan Sistem Informasi di IFTK Ledalero memiliki potensi besar dalam mendukung inovasi produk lokal masyarakat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Produk-produk tersebut nantinya akan dipasarkan melalui jaringan NTT Mart yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTT, ujar Melki Laka Lena, seperti yang diungkapkan dalam akun Facebook resminya, Minggu, 26 Oktober 2025.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika IFTK Ledalero atas kontribusi mereka dalam membentuk generasi muda yang berpikir kritis, beriman, dan kreatif di tengah tantangan zaman. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan bagi masyarakat.

Hari ini bukan sekadar kelulusan, tetapi perutusan. Kalian diutus untuk membawa terang ilmu dan kebijaksanaan, dari ruang kuliah hingga ke kampung-kampung, dari mimbar Gereja hingga forum publik, ujarnya.

Ia menilai, tradisi berpikir kritis di lingkungan akademik IFTK Ledalero sangat penting bagi pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi NTT, kata dia, selalu terbuka terhadap kritik dan dialog konstruktif dari kalangan kampus.

Pemerintahan yang baik tidak tumbuh dari pujian, melainkan dari keberanian berdialog dan berpikir jernih, lanjutnya.

Selain itu, Melki Laka Lena berpesan agar para lulusan IFTK Ledalero tidak hanya mengandalkan gelar akademik, tetapi juga menghidupi nilai kemanusiaan dan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari.

Jadilah manusia yang berpikir jernih, bertindak benar, dan membawa nilai kemanusiaan di tengah dunia yang semakin digital. Diligite lumen sapientiae: Cintailah terang kebijaksanaan, dan sebarkanlah di mana pun kalian berada, pesannya.

Acara wisuda tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi NTT Emi Nomleni, Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI Suparman, Kepala LLDIKTI Wilayah XV Adrianus Amheka, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, serta unsur Forkopimda Provinsi NTT dan Kabupaten Sikka, pimpinan DPRD Kabupaten Sikka, tokoh agama, dan masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan