
Peran Kawasan Industri dalam Membangun Keluarga Produktif
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., menyoroti pentingnya peran kawasan industri dan perusahaan di Batam dalam memperkuat ketahanan keluarga produktif. Dalam kunjungannya ke Batam, ia menekankan bahwa perusahaan tidak hanya berkewajiban memikirkan kesejahteraan karyawan, tetapi juga masa depan anak-anak para pekerja.
Batam sebagai kota industri memiliki banyak masyarakat yang bekerja di perusahaan. Oleh karena itu, Wihaji mengharapkan perusahaan tidak hanya memikirkan karyawan, tetapi juga anak-anak mereka. Ia menyatakan bahwa perusahaan harus memberikan perhatian terhadap kebutuhan pengasuhan anak yang diperlukan oleh karyawan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Program TAMASYA untuk Pengasuhan Anak
Sebagai langkah konkret, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) akan berkoordinasi dengan BP Batam dan pihak industri untuk menghadirkan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di kawasan industri maupun di dalam perusahaan.
Wihaji menjelaskan bahwa selama ada karyawan yang membutuhkan tempat penitipan anak atau daycare, perusahaan diharapkan menyediakan ruang khusus. TAMASYA akan menjadi sarana yang aman dan edukatif bagi anak-anak karyawan.
Program TAMASYA merupakan inovasi pengasuhan anak yang bertujuan menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan peran keluarga. Menurutnya, program ini juga telah menjadi salah satu indikator dalam penilaian PROPER Kementerian Lingkungan Hidup untuk perusahaan ramah keluarga. Jika perusahaan sudah punya TAMASYA, itu menjadi nilai plus karena pengasuhan anak juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Layanan Utama dalam Program TAMASYA
Program TAMASYA menyasar penguatan pengasuhan anak secara terintegrasi melalui empat layanan utama:
- Pelatihan pengasuh profesional
- Pemantauan tumbuh kembang anak
- Edukasi parenting bagi orang tua
- Layanan rujukan bagi anak yang membutuhkan intervensi khusus
Wihaji menjelaskan bahwa Kemendukbangga/BKKBN menargetkan penerapan program Tamasya dapat memberikan dampak signifikan. Diantaranya adalah menurunkan angka stunting hingga 5 persen, meningkatkan partisipasi kerja perempuan hingga 70 persen, dan menjaga Total Fertility Rate (TFR) stabil di angka 2,1 pada tahun 2045.
Sinergi dalam Pengasuhan Anak
Sinergi menjadi kunci penguatan pengasuhan anak. Ini merupakan fondasi penting untuk membangun generasi unggul Indonesia. Wihaji menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pengasuhan anak yang optimal.
Dengan adanya program TAMASYA, diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan keluarga dan kinerja perusahaan. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan pengembangan sumber daya manusia.