Mengapa iPhone 9 Tidak Pernah Dirilis?

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Mengapa iPhone 9 Tidak Pernah Dirilis?

Sejarah iPhone yang Tidak Pernah Ada: Mengapa Tidak Ada iPhone 9?

Apple telah merilis berbagai seri iPhone sejak pertama kali meluncurkan iPhone generasi pertama pada tahun 2007. Hingga saat ini, Apple telah merilis sebanyak 19 seri utama iPhone (di luar seri SE). Dalam perjalanan sejarahnya, terdapat satu kejadian unik yang menarik perhatian banyak orang, yaitu ketiadaan iPhone 9.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada tahun 2018, Apple tidak merilis iPhone sesuai urutan nomor yang biasanya dilakukan. Setahun sebelumnya, Apple merilis iPhone 7 series. Lalu, pada 2018, Apple merilis iPhone 8 sebagai seri berikutnya. Namun, secara bersamaan, Apple juga meluncurkan iPhone X, yang bisa dibaca sebagai "iPhone Ten" atau "iPhone 10". Hal ini membuat Apple melompati nomor iPhone 9 dan tidak pernah merilisnya.

Setelah iPhone X dirilis, muncul rumor bahwa Apple akan merilis iPhone 9 pada tahun 2020. Namun, rumor tersebut tidak terbukti. Alih-alih itu, Apple justru meluncurkan iPhone SE 2. Pertanyaannya, mengapa iPhone 9 tidak pernah ada?

Dugaan Mengenai Ketidakhadiran iPhone 9

Apple belum pernah memberikan pernyataan resmi mengapa mereka tidak merilis iPhone 9. Namun, banyak orang menghubungkan hal ini dengan kejadian serupa di Microsoft, yang juga tidak merilis sistem operasi Windows bernomor 9. Microsoft melompat dari Windows 7 dan Windows 8 langsung ke Windows 10.

Alasan Microsoft tidak merilis Windows 9 sempat dijelaskan melalui kaos yang dipakai oleh Joe Belfiore, kepala Windows di Microsoft. Di atas panggung konferensi Microsoft Build, Belfiore menggunakan kaos bergambar kode biner yang jika diterjemahkan menjadi "Windows 10, because 7 8 9". Angka 8 di kaos tersebut dibaca sebagai "eight", yang mirip dengan kata "ate" (bentuk lampau dari "eat"), yang bisa diartikan sebagai "memakan". Jadi, alasan kenapa langsung ke Windows 10 adalah karena Windows 8 "memakan" Windows 9.

Strategi pemasaran ini diduga juga digunakan Apple pada iPhone X. Dengan nama iPhone X, Apple ingin menunjukkan bahwa ada lompatan besar dalam inovasi. iPhone X memang membawa pembaruan signifikan dibanding seri sebelumnya, seperti desain layar sentuh penuh dan era layar berponi di iPhone selanjutnya.

Penamaan iPhone X sebagai Strategi Pemasaran

Apple tidak ingin pengguna yang membeli iPhone 8 merasa ketinggalan jika ada iPhone 10 di pasar. Oleh karena itu, iPhone X diberi nama spesial untuk menjaga perasaan penggemar. Bayangkan jika Apple menggunakan nama iPhone 10. Pengguna mungkin merasa ketinggalan karena memiliki iPhone 8 yang dirilis bersamaan dengan iPhone 10.

Dengan demikian, iPhone X bukanlah iPhone 10, melainkan edisi spesial dari iPhone. Apple memiliki tradisi menggunakan simbol X di produk-produk yang mereka anggap berbeda dari keseluruhan lini. Contohnya, Mac OS X yang menjadi suksesor Mac OS 9 pada tahun 2000, lalu OS X El Capitan yang dirilis pada 2015. Masih ada juga software Final Cut Pro X yang mengusung nama serupa.

Alasan Kedua: Merayakan 10 Tahun Keberadaan iPhone

Salah satu dugaan lain mengenai ketidakhadiran iPhone 9 adalah Apple ingin merayakan 10 tahun kehadiran iPhone dengan kehadiran iPhone X. Ini semakin memperkuat pesan bahwa iPhone X adalah iPhone yang spesial dan berbeda dari yang sebelumnya.

Kehadiran iPhone X tidak hanya sebagai penanda perayaan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menjaga citra merek Apple. Dengan penamaan yang tidak biasa, Apple berhasil menciptakan rasa antusiasme dan eksklusivitas di kalangan pengguna.

Jika Anda tertarik mendapatkan update berita teknologi dan gadget setiap hari, Anda dapat bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel terlebih dahulu.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan