
Masalah Utama dalam Penilaian Adipura untuk DKI Jakarta
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) belum menilai kota dan kabupaten di Provinsi DKI Jakarta sebagai kota bersih dalam penilaian sementara Adipura. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyatakan bahwa Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah masih menjadi masalah utama yang perlu diperbaiki.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Jika TPA bisa kami kelola secara baik, kami sangat optimistis bahwa Adipura akan kembali ke lima wilayah kota dan satu kabupaten, ujarnya saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jumat, 24 Oktober 2025.
Wilayah yang masuk dalam penilaian Adipura adalah Kota Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Namun, semua wilayah ini masih mengandalkan TPA Bantargebang di Kota Bekasi sebagai tempat pembuangan akhir. TPA tersebut menerapkan sistem pembuangan terbuka (open dumping), yang dinilai tidak sesuai dengan standar lingkungan.
Menurut Asep, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta masih kesulitan menerapkan sistem sanitary landfill. Saat ini, Jakarta hanya mampu menerapkan control landfill dengan cara menimbun sampah menggunakan tanah di TPA.
Dia berharap operasional RDF Rorotan di Jakarta Utara dapat mengurangi timbulan sampah di TPA Bantargebang dan pada akhirnya mengakhiri sistem pembuangan terbuka. Secara sanitary landfill mungkin belum bisa, tapi control landfill sangat memungkinkan, kata Asep.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mendapat sanksi administratif dari KLH karena masih menerapkan open dumping di TPA Bantargebang. Tim dari Kementerian menilai ada ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kewajiban pengelolaan lingkungan di sana. Untuk penilaian Adipura, KLH tidak akan menilai kota yang masih menerapkan pembuangan terbuka pada TPA, tetapi ada pengecualian bagi yang menerapkan control landfill.
Peran Adipura dalam Mendorong Perubahan Lingkungan
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menginginkan penghargaan Adipura membawa perubahan setiap daerah dan tidak hanya memenuhi syarat lomba. Ia menekankan bahwa Adipura harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas lingkungan di seluruh Indonesia.
Namun, saat ini hampir semua kabupaten dan kota di Indonesia masih dalam kategori kotor. Kecuali beberapa kota, misalnya Surabaya, Ciamis, dan Banyumas, kata Hanif saat ditemui di Taman Mini Indonesia Indah, Senin, 20 Oktober 2025.
Adipura sebenarnya merupakan penghargaan yang diberikan kepada daerah yang berhasil menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Meski begitu, tantangan yang dihadapi DKI Jakarta menunjukkan bahwa proses perbaikan lingkungan tidak mudah dan membutuhkan komitmen jangka panjang.
Langkah-Langkah yang Diperlukan untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan
Beberapa langkah penting yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah antara lain:
- Peningkatan Pengelolaan Sampah: Mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan, seperti pengolahan sampah menjadi energi atau bahan baku baru.
- Penggunaan Teknologi: Memanfaatkan teknologi modern untuk mempercepat proses pengolahan sampah dan mengurangi dampak lingkungan.
- Edukasi dan Kesadaran Masyarakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi pembuangan sampah sembarangan.
- Koordinasi Antar Daerah: Memastikan koordinasi yang baik antar daerah untuk menciptakan sistem pengelolaan lingkungan yang lebih terpadu.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan DKI Jakarta dan daerah lainnya dapat mencapai kriteria yang diperlukan untuk meraih penghargaan Adipura dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan.