Mengapa Mobil Diesel Lebih Hemat Bahan Bakar? Ini Jawabannya

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 35x dilihat
Mengapa Mobil Diesel Lebih Hemat Bahan Bakar? Ini Jawabannya

Perbedaan Kinerja Mesin Diesel dan Bensin

Mobil diesel dan bensin menggunakan jenis bahan bakar minyak (BBM) yang berbeda, sehingga hasil tenaga yang dihasilkan juga bisa berbeda. Setiap jenis BBM memiliki nilai energi masing-masing yang memengaruhi kinerja mesin. Selain itu, konstruksi mesin diesel dan bensin juga berbeda, sehingga gaya puntir yang dihasilkan bisa berbeda pula.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten, menjelaskan bahwa secara umum mobil diesel lebih irit dibanding mobil bensin. Namun, ada beberapa faktor yang mempengaruhi efisiensi penggunaan BBM, seperti muatan, kondisi jalan, teknologi, kapasitas mesin, dan cara berkendara.

“Mobil diesel punya kompresi lebih tinggi, rasionya lebih panjang, sehingga langkah piston menjadi lebih jauh. Hal ini menjadikan mesin diesel memiliki torsi lebih besar, meski putaran mesin rendah,” ujar Imun kepada aiotrade, Selasa (11/11/2025).

Meskipun demikian, konsumsi BBM bersifat kondisional. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi efisiensi penggunaan BBM. Misalnya, mobil diesel dengan kondisi tertentu bisa saja lebih boros jika dibandingkan dengan mobil bensin.

Energi yang Dihasilkan oleh Jenis BBM

Dari segi energi yang dihasilkan, solar memiliki kemampuan untuk menghasilkan energi yang lebih besar dibanding bensin. Guru Besar Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto, menjelaskan bahwa terdapat sedikit perbedaan dalam kandungan energi antara bensin dan solar murni.

“Bensin murni mampu menghasilkan energi sebesar 40 MJ/Kg, sedangkan solar murni mencapai 43 MJ/Kg. Dari data tersebut, jika model kendaraan diabaikan, pembakaran sempurna akan menghasilkan jarak tempuh yang lebih jauh pada mesin diesel,” ucap Tri kepada aiotrade, Selasa (11/11/2025).

Daya yang dihasilkan dari BBM sama dengan hasil kali gaya gesek rolling dan hambatan udara dikalikan kecepatan. Jika kecepatan sama, maka waktu tempuh lebih pendek, sehingga jarak tempuh juga lebih pendek.

“Jarak tempuh lebih pendek karena kandungan energi pada BBM lebih rendah, sehingga daya dihasilkan juga lebih rendah. Dengan asumsi hambatan sama dan teknologi serupa, jenis kendaraan diabaikan saat pengujian,” tambah Tri.

Kandungan Energi BBM Berdasarkan Campuran

Solar B40, yang merupakan campuran biodiesel 40 persen, memiliki kandungan energi yang bisa dihitung. Kandungan energi biodiesel adalah 37 MJ/kg, sehingga nilai kandungan energi B40 sekitar 40,6 MJ/kg.

Berikut adalah perbandingan kandungan energi BBM:

  • Biodeisel: 37 MJ/Kg
  • B40 = 60% x 43 + 40% x 37 = 40,6 MJ/Kg
  • Bensin murni: 40 MJ/Kg
  • Solar murni: 43 MJ/Kg

Dengan melihat kandungan energi yang lebih tinggi pada solar, mobil diesel bisa lebih irit BBM dibanding mobil bensin. Selain itu, konstruksi dan teknologi mesin diesel juga mendukung terciptanya efisiensi yang lebih baik.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan