Mengapa Verstappen Kehilangan Keunggulan di F1 GP Sao Paulo

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Mengapa Verstappen Kehilangan Keunggulan di F1 GP Sao Paulo

Strategi dan Keputusan Penting dalam Balapan GP Brasil

Dalam balapan Grand Prix Brasil, keputusan strategis yang diambil oleh tim Red Bull terbukti menjadi kunci utama dalam menghadapi kompetisi ketat. Max Verstappen, yang memulai balapan dari pitlane, berhasil memimpin rombongan setelah Lando Norris melakukan pemberhentian kedua pada akhir lap 50. Namun, situasi berubah ketika Verstappen melakukan pemberhentian terakhir saat unggul kurang dari tujuh detik, dengan Red Bull meragukan kemampuannya untuk bertahan dengan ban yang sudah aus.

Verstappen awalnya unggul delapan detik dari Norris ketika pembalap Inggris itu keluar dari pitlane, namun keunggulan tersebut berkurang menjadi tujuh detik dua lap kemudian. Dengan 16 lap di atas ban medium, sementara Norris menggunakan ban C3 yang masih baru. Red Bull memutuskan untuk memanggil Verstappen masuk di lap 54 ketika keunggulannya berkurang menjadi 6,5 detik. Hal ini membuat pilot Belanda turun ke posisi keempat, tetapi ia berhasil menggunakan ban soft dan menembus podium dengan menyalip George Russell yang sedang mengatur temperatur rem.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Antara lain, Andrea Kimi Antonelli mampu mengatasi tekanan berikutnya untuk mempertahankan posisi kedua, meskipun Verstappen terus mengejar posisi lain. Banyak pengamat mempertanyakan apakah Verstappen akan mampu meraih posisi kedua jika ia tetap berada di media. Namun, prinsipal Red Bull, Laurent Mekies, menyatakan bahwa degradasi ban terlalu tinggi untuk bisa memenangkan balapan dengan set ban tersebut. Data waktu putaran menunjukkan bahwa ketika Norris mencatatkan waktu 1:13-an, Verstappen harus melalui serangkaian putaran di angka 1:14-an yang akan memungkinkan Norris untuk menariknya.

"Kami tidak berpikir itu bisa dimenangkan. Kami mungkin tidak akan pernah tahu di mana kami akan finis, tetapi jelas itu adalah diskusi yang dilakukan oleh orang-orang di pitwall," ujar Mekies.

Pada tahap tertentu, keputusan harus dibuat, dan keputusan telah dibuat. Mekies percaya bahwa keputusan ini memberi Red Bull kesempatan untuk memiliki peluang kuat naik podium. Pada akhirnya, mereka berhasil meraih hasil yang baik.

"Mungkin satu lap lagi Anda akan mendapatkan P2. Tidak, saya rasa tidak mungkin Anda bisa mempertahankan P1 jika Anda hanya melihat derajat ban dan posisi Anda," tambahnya.

Bagaimana Verstappen bisa bersaing dengan Antonelli adalah masalah lain. Pembalap Italia itu tertinggal 12 detik di belakang Verstappen saat sang juara bertahan berhenti, dan untuk beberapa saat melaju lebih cepat dari Norris di C3. Dengan memperkirakan dari lap masing-masing yang dipengaruhi oleh depresiasi ban, Mercedes setidaknya bisa mendekati di 15 lap tersisa. Antonelli unggul 0,8 detik dari Verstappen di dua lap terakhir dengan ban medium.

Bos tim McLaren, Andrea Stella, setuju bahwa degradasi mungkin terlalu tinggi bagi Verstappen untuk mengambil risiko hingga akhir balapan, dan menyarankan bahwa ada kemungkinan ban tersebut sudah benar-benar habis.

"Pertama-tama saya berharap (Verstappen akan masuk pit) karena itu membuat hidup kami sedikit lebih mudah!" Stella menjelaskan. "Terlepas dari lelucon, hari ini tingkat degradasi sangat tinggi dan pada tahap tertentu saya pikir ban kehabisan karet."

"Saya pikir mereka tahu di Red Bull bahwa akan menjadi pertaruhan yang cukup signifikan untuk pergi ke akhir dengan set yang sama dan mengingat fakta bahwa mereka memiliki soft baru untuk dipakai, saya pikir itu adalah hal yang tepat untuk dilakukan. Saya pikir tetap pada poin Red Bull, hari ini mereka jelas mengambil keuntungan dengan memiliki ban baru, medium baru, medium baru, soft baru, tetapi pada saat yang sama mereka menunjukkan kinerja dan kecepatan dalam balapan yang berarti."

"Tanpa situasi kemarin di babak kualifikasi, saya pikir Verstappen akan berada di sana untuk meraih kemenangan."

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan