
Pendakwah Muda Viral karena Video yang Menimbulkan Kontroversi
Seorang pendakwah muda asal Kediri, Jawa Timur, bernama Gus Elham Yahya mendadak menjadi sorotan publik. Kejadian ini bermula dari potongan video dan foto yang menunjukkan dirinya sedang mencium anak-anak perempuan. Video dan foto tersebut ramai dikomentari oleh netizen di media sosial.
Peristiwa ini berawal dari sebuah postingan yang diunggah oleh akun Instagram @hasanbinilhamd. Dalam postingan tersebut, Hasan mengunggah empat foto yang memperlihatkan Gus Elham sedang mencium dan memeluk anak perempuan yang berbeda. Di dalam captionnya, ia menyampaikan pesan kepada beberapa pihak terkait, seperti Menteri Agama, Ketua LPAI, dan Komnas PA.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Kepada Bapak Menteri Agama, Bapak Ketua LPAI dan Bapak Ketua Komnas PA. Ini adalah kumpulan dari beberapa foto seorang anak kyai (gus) yang dikenal dengan nama Gus Elham (@elhamyahya), sedang mencium dan dicium oleh seorang anak perempuan. Dan tampak jelas sedang merangkul anak tersebut dengan erat menggunakan tangannya."
Postingan tersebut telah diunggah ulang lebih dari 300 ribu kali, sehingga memicu reaksi luas dari masyarakat.
Tanggapan dari Wakil Menteri Agama
Menanggapi kejadian ini, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii memberikan pernyataan resmi. Ia menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Gus Elham tidak pantas dan harus ditangani secara serius.
“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!” kata Romo Muhammad Syafii, Selasa (11/11/2025). Ia menegaskan bahwa ke depan, Dirjen Pendidikan Islam akan melakukan pengawasan yang lebih ketat terkait perlindungan anak di lingkungan madrasah dan pesantren.
“Tadi juga ada disimpulkan (dalam rapat-red), ada surat keputusan dari Dirjen Pendis tentang madrasah dan pesantren ramah anak yang intinya agar anak-anak madrasah, anak-anak pesantren mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik dan jauh dari tindak kekerasan yang tidak seharusnya mereka terima.”
Klarifikasi dari Gus Elham Yahya
Di hari yang sama, Gus Elham Yahya juga memberikan klarifikasi melalui video yang banyak beredar di media sosial. Ia menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang menimbulkan kontroversi.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Ilham Yahya Al-maliki secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa hal tersebut merupakan kesalahan yang dilakukannya sendiri dan berkomitmen untuk memperbaiki diri serta menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga.
“Saya berkomitmen untuk memperbaiki dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang dan saya juga bertekad untuk menyampaikan dakwah dengan lebih bijak sesuai dengan norma agama, etika, dan budaya bangsa, serta menjunjung tinggi aklakul karimah.”
Gus Elham juga menyampaikan bahwa video yang beredar merupakan video lama dan sudah dihapus dari media sosial resminya. Ia menambahkan bahwa anak-anak dalam video viral tersebut adalah mereka yang dalam pengawasan orang tuanya yang mengikuti ruitnan pengajian.
Profil Singkat Gus Elham Yahya
Gus Elham Yahya lahir pada 8 Juli 2001 silam di Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Ia juga merupakan cucu dari tokoh yang mendirikan Pondok Al Ikhlas Kaliboto, yaitu Mudhofir Ilyas. Elham mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo setelah lulus sekolah dasar.
Pada tahun 2023 lalu, ia mendirikan Majelis Ta'lim Ibadallah. Di majelis tersebut, kajian rutinnya setiap malam Jumat dan malam Minggu selalu ramai dipenuhi jemaah yang ingin mendengar ceramahnya.