
Apa Itu Gangguan Kepribadian Narsistik?
Di antara banyak jenis manusia, ada orang dengan kelemahan yang sangat unik hingga diberi nama dan membutuhkan bantuan profesional untuk menanganinya. Namun, beberapa kondisi ini memiliki label yang sangat buruk hingga masyarakat sekitarnya menghindari mereka.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Gangguan kepribadian narsistik (NPD) adalah kondisi kesehatan mental yang memengaruhi kesadaran seseorang terhadap kepercayaan diri, identitas serta bagaimana penderitanya memperlakukan diri mereka sendiri dan orang lain. Orang-orang dengan NPD seringkali merasa harus terus membuat orang-orang kagum dan membuat diri mereka penting. Keinginan ini terkadang dapat mendorong seseorang melakukan hal-hal yang buruk, seperti memanipulasi orang-orang di sekitar mereka.
Penyebab kondisi ini belum benar-benar diketahui. Namun penelitian menemukan bahwa adanya kemungkinan kombinasi antara faktor genetik, lingkungan dan perkembangan pasien. Perlu diketahui, seseorang dengan beberapa sifat narsistik belum tentu menderita gangguan kepribadian narsistik seutuhnya.
Proses Diagnosa
Sama seperti beberapa gangguan kepribadian lainnya, NPD memiliki ciri-ciri yang mirip dengan gangguan lainnya. Karena adanya ciri-ciri yang sama, proses diagnosis dapat menjadi lebih sulit. Namun, ada proses diagnosa yang dapat dilakukan untuk memastikan seseorang memiliki gangguan ini:
- Mengetahui gejala-gejala yang ada dan bagaimana hal-hal itu mempengaruhi hidup pasien.
- Pemeriksaan fisik untuk memastikan pasien tidak memiliki permasalahan fisik yang dapat menyebabkan salah satu gejala.
- Evaluasi psikologis dimana pasien dapat diminta untuk mengisi kuesioner.
- Panduan dari Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5).
Pengobatan untuk NPD
Ada beberapa macam perawatan yang dapat dilakukan untuk orang-orang dengan gangguan kepribadian, seperti NPD. Berikut beberapa opsi pengobatan yang tersedia:
-
Psikoterapi
Terapi ini dilakukan dengan mengajak pasien berbicara dengan dokter atau psikolog. Melalui percakapan yang ada, dokter dapat mengajarkan atau menemukan hal-hal baru dari pasiennya. Dokter dapat mengajarkan pasien untuk berempati dengan orang lain. Dari situ, ia dapat mengajarkan cara atau metode yang cocok agar pasien dapat menjadi lebih dekat dengan orang-orang di sekitarnya. Melalui terapi ini, pasien juga diajak untuk meluapkan perasaan dan pikiran mereka. Dengan begitu, pasien dan dokter dapat mengetahui apa yang terjadi di kepala pasien dan mengontrolnya. -
Pengobatan
Walaupun NPD tidak memiliki obat untuk menyembuhkan atau mengurangi gejala-gejalanya, dokter masih dapat meresepkan obat untuk pasiennya. Perlu diketahui pasien dengan NPD masih dapat merasakan depresi, kecemasan dan hal-hal lainnya. Untuk beberapa gejala tersebut, dokter dapat memberikan obat. -
Perbaikan Kebiasaan dan Gaya Hidup
Untuk orang-orang yang menolak melakukan pengobatan atau merasa terapi tidak cocok bagi mereka, mereka dapat mencoba untuk mengubah kebiasaan mereka. Namun, orang-orang ini harus terus membuka pikiran mereka. Mereka dapat membuat kebiasaan untuk memberi diri mereka hadiah apabila berhasil melalui pengobatan atau terapi. Apabila pasien memiliki kebiasaan buruk, seperti minum alkohol berlebihan, sangat disarankan untuk pasien mencari bantuan untuk permasalahan tersebut.
Bagaimana Kita Membantu Pasien NPD?
Sebagai orang terdekat pasien NPD, kita dapat melakukan beberapa hal untuk bisa hidup berdampingan bersama mereka dengan baik. Beberapa di antaranya adalah:
-
Menyadari Pertandanya
Ketika kita menyadari atau mencurigai seseorang memiliki NPD, kita juga perlu mengetahui hal-hal tentang gangguan tersebut, seperti gejala-gejalanya. Kita juga harus mengetahui cara untuk hidup berdampingan dengan mereka. Kebiasaan orang-orang NPD dimana mereka harus menjadi nomor satu dapat menguras tenaga orang-orang di sekitar. Sehingga kita harus tahu bagaimana cara untuk menghadapi mereka. Orang-orang dengan NPD dapat mengalami perubahan. Mereka dapat menjadi seseorang yang dominan dan penuh ego; mereka juga dapat menjadi seseorang yang pemurung dan memisahkan diri dari keramaian. -
Buat Batasan yang Jelas
Untuk menolong dan hidup berdampingan dengan pasien NPD, kita harus membangun batasan yang jelas, sehat, dan tegas. Ada banyak hal yang membutuhkan batasan, dan batasan tersebut ada tergantung dengan hubungan antar pasien dan orang tersebut. -
Tetap Berempati
Sulit untuk pasien NPD berempati dengan baik, tapi kita dapat tetap berempati dengan mereka dalam batasan yang baik. Kita dapat memvalidasi dan mengerti perasaan mereka, tapi belum tentu membenarkannya. -
Tetap Buat Mereka Bertanggung Jawab atas Aksi Mereka
Ketika pasien NPD melanggar batasan atau aturan yang ada, mereka tidak boleh lari dari tanggung jawab mereka. Karena itu, kita tidak boleh pula menutupi mereka atau membantu mereka keluar dari tanggung jawab mereka. -
Terima Kelemahan dan Dorong Mereka untuk Melakukan Perawatan
Sebagai orang terdekat pasien NPD, kita juga harus menerima mereka apa adanya, sama seperti kita menerima kekurangan orang-orang biasa. Karena sifat mereka ini, orang-orang dengan NPD tidak akan menyadari bahwa mereka memiliki NPD sampai akhirnya mereka mengunjungi terapis atau psikolog. Biasanya mereka malah mencari bantuan dari hal-hal yang selama ini sudah membantu mereka. Sayangnya hal tersebut dapat memicu adiksi. -
Prioritaskan Diri Sendiri
Sama seperti hal-hal lainnya yang berkaitan dengan keamanan dan perlindungan diri, kita harus menolong diri kita terlebih dahulu sebelum membantu orang lain. Biasanya ketika berhubungan dengan seseorang dengan NPD, kita akan terus merasa terkuras karena mereka terus mengambil dan tidak memberi dengan adil. Karena itu, kita juga memerlukan terapi sebagai orang-orang terdekat mereka. Kita juga memerlukan waktu untuk mengisi kembali baterai kita.