Mengenal Sourdough, Roti Kekinian dengan Manfaat Lengkap

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Mengenal Sourdough, Roti Kekinian dengan Manfaat Lengkap

Apa Itu Sourdough?

Sourdough adalah salah satu jenis roti yang kini sedang tren di kalangan masyarakat, terutama di kalangan muda. Roti ini sering muncul di etalase toko roti atau menu-menu cafe kekinian. Tidak hanya itu, banyak influencer dan baker yang membagikan resep dan tips membuat sourdough di media sosial.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sourdough populer karena rasanya yang unik dan nikmat. Selain itu, sourdough juga memiliki manfaat dan kandungan nutrisi yang lebih baik dibandingkan dengan roti biasa. Proses pembuatannya yang alami membuat sourdough lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Sourdough merupakan roti yang dihasilkan melalui proses fermentasi alami dengan memanfaatkan bakteri asam laktat dan ragi liar untuk mengembangkan adonan. Bakteri asam laktat ini berasal dari campuran tepung dan air. Proses fermentasi ini membuat adonan sourdough mengembang secara alami, sehingga menghasilkan roti dengan tekstur kenyal dan berongga, rasa khas dan unik, serta lebih sehat dan bergizi.

Dibandingkan dengan roti biasa, pembuatan sourdough memakan waktu lebih lama. Namun, proses fermentasi ini membuat sourdough tidak mudah basi dan kaya akan nutrisi. Sourdough umumnya lebih rendah gluten serta memiliki indeks glikemik yang lebih rendah.

Manfaat Sourdough

Sourdough dibuat menggunakan ragi alami, berbeda dengan roti biasa yang menggunakan ragi modern. Hal ini membuat sourdough lebih bernutrisi dibandingkan dengan roti biasa.

Lebih Bernutrisi

Starter dari sourdough yang menggunakan gandum utuh memiliki kandungan mineral seperti potasium, fosfat, magnesium, serta zinc yang baik bagi tubuh. Selain itu, kandungan asam laktat dalam sourdough dapat membantu menurunkan kadar asam fitat pada roti.

Asam fitat atau phytic acid pada roti gandum bersifat antinutrisi yang berarti bisa mengikat mineral dan mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerapnya. Bakteri asam laktat juga mampu melepaskan senyawa antioksidan dan meningkatkan kadar folat (B9) saat proses fermentasi berlangsung.

Lebih Mudah Dicerna

Selama proses fermentasi, ragi liar dan bakteri asam laktat memecah sebagian gluten pada tepung, hal ini membuat kandungan gluten pada sourdough lebih rendah sehingga lebih mudah dicerna. Terutama bagi orang dengan intoleransi gluten atau penderita masalah pencernaan seperti irritable bowel syndrome (IBS).

Sourdough juga mengandung prebiotik dan senyawa seperti probiotik di dalamnya. Prebiotik adalah serat yang tidak dicerna dan menjadi makanan baik bagi bakteri baik di usus. Sedangkan probiotik merupakan bakteri baik yang biasa ditemukan dalam makanan sehat atau suplemen.

Bantu Menjaga Kesehatan Pencernaan

Proses fermentasi meningkatkan kandungan prebiotik pada sourdough. Prebiotik mampu meningkatkan jumlah bakteri baik pada usus, sehingga kesehatan pencernaan lebih terjaga. Kandungan serat pada sourdough juga membantu melancarkan proses pencernaan.

Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa selama proses fermentasi, indeks glikemik (IG) berkurang sehingga sourdough bisa membantu mengontrol kadar gula darah. Selain itu, sourdough diklaim cenderung menghasilkan kadar gula darah dan insulin yang lebih rendah dibandingkan jenis roti lainnya.

Bantu Menurunkan dan Mengontrol Berat Badan

Dalam proses menurunkan berat badan, serat merupakan zat gizi penting karena makanan dengan kandungan serat tinggi membuat seseorang kenyang lebih lama. Dasar tepung sourdough memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibandingkan tepung terigu, sehingga sourdough bisa menjadi pilihan makanan saat kamu sedang menurunkan berat badan.

Sourdough dapat menjadi alternatif roti sehat dalam daftar menu harian kamu. Kamu bisa menemukannya di toko roti atau membuatnya sendiri di rumah dengan mengikuti resep yang tersedia di internet maupun media sosial. Jika kamu membuat sendiri, agar lebih sehat dan bergizi, kamu bisa mengkombinasikan dengan wijen, quinoa, flaxseed, biji bunga matahari, kismis, irisan kurma, atau buah-buahan kering.

Untuk menikmatinya, kamu bisa menyajikan sourdough dengan berbagai pilihan topping seperti keju, selai, madu, irisan buah, telur, potongan daging ayam, sapi, atau ikan. Meskipun dinilai lebih rendah gluten, penderita kondisi medis tertentu seperti intoleransi gluten dan penyakit celiac sebaiknya menghindari roti ini karena umumnya sourdough terbuat dari tepung gandum, barley, atau rye (gandum hitam).

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan