Pemerintah Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat Meski Dampak Bencana

Pemerintah Indonesia yakin bahwa dampak banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah Sumatra tidak akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan keyakinan tersebut dalam beberapa kesempatan terakhir. Ia menilai bahwa kondisi perekonomian masih tetap stabil meskipun ada risiko dari bencana alam.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Purbaya menyampaikan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk Kuartal IV-2025 diperkirakan berada di atas 5,5%. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi keuangan secara berkala. "Saya pikir masih akan di atas 5,5%. Saya akan monitor kondisi keuangan di sistem finansial," ujar Purbaya saat memberikan pernyataannya di Kompleks Parlemen DPR RI.
Meskipun demikian, ia mengakui bahwa ada potensi pelemahan ekonomi akibat bencana tersebut. Namun, skala pelemahan tersebut dinilai tidak besar. "Kemungkinan selalu ada (penurunan ekonomi), cuma (hanya) berapa persen," tambahnya.
Di tengah situasi ini, Purbaya justru menyoroti pentingnya menjaga kelancaran likuiditas perbankan. Menurutnya, hal ini sangat krusial untuk mendorong aktivitas sektor riil. Ia bahkan menyebut akan melakukan injeksi dana tambahan ke sistem keuangan perbankan jika diperlukan.
"Kalau masih dianggap kurang, saya akan gelontorkan lagi uang saya ke perbankan," tegas Purbaya.
Selain itu, ia juga melihat adanya peluang dari aktivitas perbaikan fasilitas dan bangunan pasca-bencana. Proses pemulihan tersebut bisa menjadi dorongan tambahan bagi perekonomian. Ia mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu program pemulihan yang akan dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Untuk keseluruhan Kuartal IV-2025, Purbaya sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi mencapai antara 5,5% hingga 5,7%. Sementara itu, untuk tahun depan, ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan meningkat lebih cepat, dengan target sekitar 6%.
“Tahun depan saya harapkan, saya perkirakan akan tumbuh lebih cepat lagi, mungkin di kisaran 6%,” ujar Purbaya saat hadir dalam acara Run For Good Journalism yang diselenggarakan oleh Forum Pemred di Jakarta Selatan, pada Minggu (16/11/2025).
Dalam rangka memastikan stabilitas ekonomi, pemerintah akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan ekonomi tetap dapat tercapai sesuai rencana, meskipun menghadapi tantangan dari bencana alam.