Mengungkap Alasan Wanita Anti Hamil Jual Diri di Hotel, Suami: Ia Ingin Hidup Bahagia

admin.aiotrade 20 Okt 2025 4 menit 18x dilihat
Mengungkap Alasan Wanita Anti Hamil Jual Diri di Hotel, Suami: Ia Ingin Hidup Bahagia

Perasaan Suami Korban Pembunuhan di Hotel

Adi, suami dari Anti Puspita Sari, mengungkapkan rasa terpukul dan malu atas tindakan istrinya yang diketahui melakukan praktik open BO. Ia mengatakan bahwa ia tidak tahu harus berkata apa lagi setelah mengetahui fakta tersebut.

“Saya tidak tahu harus bicara apa lagi. Rasa sakitnya masih terasa,” kata Adi dengan suara bergetar, Kamis (16/10/2025). “Saya masih tidak percaya, apalagi setelah tahu pelaku tega membunuh istri saya yang sedang hamil.”

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Adi, ia pertama kali mendengar kabar penangkapan pelaku dari aparat kepolisian. Sejak awal, ia berharap polisi segera mengungkap pelaku karena kematian Anti dianggap tidak wajar.

“Waktu polisi bilang pelakunya sudah ditangkap di Banyuasin, saya cuma bisa sujud syukur. Tapi rasa kehilangan itu tetap nggak hilang,” ujarnya.

Adi mengaku hancur ketika mengetahui bahwa istrinya tewas saat sedang bersama pria lain di kamar hotel. Ia mengatakan, sebelumnya Anti tidak pernah menunjukkan tanda-tanda akan melakukan hal seperti itu.

“Jujur saya kaget dan malu juga. Tapi bagaimanapun, dia istri saya. Saya tetap ingin dia dapat keadilan,” ucapnya lirih.

Di sisi lain, Adi juga mengungkapkan bahwa istrinya memiliki banyak keinginan yang belum bisa ia penuhi. Menurut Adi, salah satu keinginan Anti adalah memiliki usaha sendiri. Sayangnya, keinginan tersebut tak sempat terwujud karena Anti telah berpulang untuk selamanya seusai melayani tamunya.

Publik di media sosial merasa heran atas tindakan Anti. Ia memiliki suami namun tetap menjalankan praktik open BO. Bahkan, Anti Puspitasari tetap melayani pria lain meski sedang hamil muda trimester pertama. Namun, kini terungkap bahwa Anti memang sedang memiliki sebuah keinginan.

"Permintaannya mau hidup bahagia. Seperti ingin bisa beli ini, beli itu. Banyak yang ingin dibeli," kata Adi Rosiadi mengutip dari Tribun Sumsel.

"Ada rencana buat usaha," katanya.

Kini, kerja keras Anti justru pupus saat sedang mengupayakan segala keinginannya.

"Keinginan itu banyak, tapi belum terkabul memang," katanya.

Kronologi Pembunuhan

Diberitakan sebelumnya, jenazah Anti Puspita Sari ditemukan pertama kali oleh salah seorang pegawai hotel yang hendak mengecek ke kamar korban, karena sudah waktunya untuk cek out, Sabtu (11/10/2025). Saat itu pintu kamar terkunci dari dalam.

Kemudian, beredar rekaman CCTV saat AP dan pria tersebut check in hotel. Dalam rekaman CCTV yang beredar, salah satu diunggah Instagram @palembang_kucarkacir, Senin (13/10/2025) pria yang bersama AP tampak melakukan pembayaran di kasir. Pria tersebut tampak mengenakan sweater dan memakai masker yang diselipkan di dagu. Sementara, AP terlihat mengenakan hijab berwarna pink dan memakai rok.

Gelagat AP tampak melihat ke arah luar hotel sambil membawa sesuatu yang di tangannya.

Makam Wanita Hamil Dibongkar, Suami Tak Kuat

Makam Anti Puspita Sari alais AP (22) dibongkar untuk proses autopsi, membuat sang suami, Adi Rosadi (36) mengaku tak kuat. Adi Rosadi menyebut dirinya hanya berani menunggu dari luar tanpa melihat proses itu.

Menurutnya, proses pembongkaran makam istrinya itu membuat dirinya sedih. Ia juga takut teringat momen yang membuatnya sedih.

"Saya tidak kuat melihatnya, takut teringat kembali. Ketika melihat diangkat saja saya sudah sedih," ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Diakui Adi, proses pembongkaran makam istrinya tersebut sudah diizinkan. "Benar hal ini Ekshumasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah diizinkan keluarga besar kami," ungkap Adi.

Dengan dilakukan ekshumasi ini ia dan keluarganya berharap agar kasus ini dapat terbongkar dan pelakunya bisa cepat tertangkap.

"Saya berharap dengan dilakukan autopsi ini kasus ini terang dan pelaku cepat terungkap. Karena sore saya diberitahu akan dilakukan Ekshumasi ini," katanya.

Sementara itu, Adi mengaku tak mengenal sosok pria yang bersama istrinya di hotel tersebut. "Tak kenal pak, tak ada tanda-tanda pak. Apalagi mendapatkan mimpi ketika tidur sudah beberapa hari ini, dari malam pertama hingga tadi malam," ungkapnya.

Adi mengungkapkan, memang istrinya saat terakhir terlihat berbeda. "Itulah yang saya rasakan istri saya terlihat berbeda wajahnya saat terakhir, apalagi waktu mengantar saya bekerja. Biasanya istri saya ini selalu ceria. Tapi waktu ini terlihat beda," tutupnya.

Hasil Ekshumasi, Penyebab Tewas AP Dikuak

Kasat Reskrim Polresabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan mengatakan, hasil dari Ekshumasi pada jenazah korban didapati korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen dan ada pukulan benda tumpul di bagian leher.

"Korban meninggal dunia akibat lemas kurang oksigen, jadi lemas dan meninggal dunia, akibat sumbatan jalan napas atas, dan juga ada pukulan benda tumpul di bagian leher korban," bebernya.

"Hasil ekshumasi ini bakal dijadikan bahan proses penyelidikan dan fakta-fakta," tambahnya.

Andrie menerangkan, korban diketahui ditemukan 1x24 jam setelah terjadi pembunuhan. Sementara ekshumasi ini juga dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Disinggung soal kehamilan, Andrie menyebutkan jika korban kini tengah hamil trimester pertama. "Berarti korban hamil kurang lebih kisaran 1 hingga 2 bulan kehamilan," bebernya.

Hingga kini, polisi telah memeriksa sebanyak 8 saksi untuk mengungkap kasus ini. "Ada 8 saksi yang sudah kita periksa hingga hari ini. 2 orang resepsionis hotel, suami korban, warga di lokasi kejadian dan teman korban," tutupnya.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan