
Persiapan Gubernur Cup III Pacu Kuda Alek Nagari Pabasko Tahun 2025
Pagi di Bancalaweh mulai terasa berbeda. Langit yang biasanya tenang kini dihiasi oleh suara langkah kaki kuda dan seruan “Hiya! Hiya!” dari para joki yang tampak penuh semangat. Di tengah debu yang beterbangan, wajah-wajah joki terlihat fokus dan siap menghadapi ajang pacu kuda yang akan digelar pada Minggu, 26 Oktober 2025.
Acara ini merupakan bagian dari Gubernur Cup III Pacu Kuda Alek Nagari Pabasko Tahun 2025 yang akan menjadi momen penting bagi masyarakat setempat. Sejak sehari sebelumnya, seluruh kuda peserta sudah berada di kandang persiapan. Hari ini, para joki mulai melakukan simulasi lomba untuk mengukur kesiapan fisik dan mental kuda mereka.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Delius Putra, Ketua Pelaksana Gubernur Cup III, menjelaskan bahwa uji coba ini sangat penting agar kuda terbiasa dengan suasana lintasan sebelum berlomba. Ia menyampaikan hal tersebut di sela-sela latihan, Senin (20/10/2025).
Di arena latihan, terdengar sorakan pelatih yang memecah konsentrasi para joki. “Lebih cepat, tahan posisi, jangan miring!” terdengar dari tepi arena. Para joki berusaha menyeimbangkan tubuh dan menjaga ritme, sementara debu halus terus menari di bawah terik matahari yang mulai meninggi.
Menariknya, latihan ini tidak hanya dinikmati oleh para joki dan kuda. Warga sekitar yang sedang berolahraga pagi berhenti sejenak untuk menyaksikan tontonan gratis yang jarang mereka temui. Anak-anak bertepuk tangan setiap kali kuda melesat cepat di tikungan, sementara orang tua tersenyum mengenang masa kecil saat pacu kuda selalu jadi ajang paling dinanti.
Delius berharap bahwa acara puncak nanti akan semakin meriah dan membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat sekitar. Ia juga mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan momentum ini dengan mendaftar ke Kantor Satpol PP secara gratis tanpa syarat. Lokasi berjualan sudah disediakan oleh panitia.
Seiring matahari naik tinggi, latihan pun usai. Para joki menepuk lembut leher kuda mereka dengan rasa bangga dan harapan. Di lintasan yang sebentar lagi akan jadi ajang gengsi Sumatera Barat itu, semangat Alek Nagari sudah mulai terasa.
Bancalaweh tak lagi sekadar arena, tapi telah menjadi panggung di mana tradisi, ketangkasan, dan kebersamaan berpadu dalam satu irama: derap langkah menuju kemenangan.
Tradisi yang Terus Berlanjut
Pacu kuda bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Acara ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan tradisi mereka dengan penuh semangat dan antusiasme.
Setiap tahun, Gubernur Cup III Pacu Kuda Alek Nagari Pabasko Tahun 2025 menjadi ajang yang dinantikan oleh banyak orang. Tidak hanya para joki dan kuda, tetapi juga masyarakat umum yang ingin menyaksikan pertunjukan yang penuh dengan adrenalin dan keakraban.
Dalam acara ini, semua elemen terlibat. Dari para pelatih yang memberikan arahan hingga para penonton yang ikut merasakan semangat permainan. Setiap detail diatur dengan baik agar acara berjalan lancar dan menyenangkan bagi semua pihak.
Selain itu, acara ini juga menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan dan meningkatkan pendapatan. Dengan lokasi berjualan yang disediakan, mereka dapat memanfaatkan momen ini untuk menawarkan produk mereka kepada masyarakat luas.
Keseluruhan proses persiapan dan pelaksanaan acara ini menunjukkan komitmen masyarakat Bancalaweh untuk menjaga dan melestarikan tradisi mereka. Dengan adanya event seperti ini, nilai-nilai kebersamaan dan kerja sama terus terjaga dan diperkuat.
Melalui Gubernur Cup III Pacu Kuda Alek Nagari Pabasko Tahun 2025, masyarakat tidak hanya merayakan olahraga, tetapi juga menghargai warisan budaya yang menjadi identitas mereka. Dengan semangat yang tinggi dan antusiasme yang besar, acara ini akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi semua yang terlibat.