Menjelang Nataru, Stok Pangan 2025 Kabupaten Malang Aman

admin.aiotrade 11 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Menjelang Nataru, Stok Pangan 2025 Kabupaten Malang Aman

Kondisi Pangan Kabupaten Malang Menjelang Nataru 2026

Neraca pangan di Kabupaten Malang menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 menunjukkan kondisi relatif aman. Wakil Bupati Malang, Latifah Shohib, menyatakan bahwa ketersediaan daging ayam, telur, bawang merah, cabai, beras, jagung, gula, dan minyak goreng seluruhnya berada pada zona aman.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Ini modal penting kita memasuki Nataru," ujar Latifah Shohib dalam High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Malang, Rabu (10/12/2025). Ia menjelaskan bahwa data menunjukkan adanya kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar 0,12 poin dari 0,40 pada minggu ketiga November menjadi 0,52 pada minggu keempat November 2025.

Selanjutnya, pada minggu pertama Desember terjadi lonjakan sebesar 1,78 poin menjadi 2,30. Kondisi ini merupakan sinyal penting bahwa tekanan harga mulai menguat. "Kenaikan IPH ini bukan sekadar angka statistik, tetapi juga sebagai refleksi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang libur panjang."

Kesiapan dan Penanganan Harga

Latifah menekankan pentingnya menjaga pasokan dan harga agar tetap berada dalam batas kewajaran. "Kita harus bekerja lebih cepat, lebih kompak, dan lebih presisi. Setiap potensi gejolak harga harus segera terdeteksi dan ditangani bersama," ujarnya. Ia juga mengingatkan agar kesiapan struktural ditingkatkan, terutama di jalur yang rawan longsor dan banjir.

Dia juga menekankan pentingnya pengawasan dan komunikasi publik terhadap ketersediaan bahan pokok pangan. "Saya berharap Polres Malang, Kodim 0818/Malang-Batu, dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang dapat memperkuat pengamanan distribusi dan mencegah penimbunan barang."

Perkembangan Inflasi di Malang Raya

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Dedy Prasetyo, menyampaikan bahwa inflasi Malang Raya kemungkinan berada di atas bulan-bulan sebelumnya. Data mencatat adanya tiga komoditas yang paling menonjol tekanannya, yaitu emas perhiasan akibat dinamika global, serta tomat dan cabai merah karena siklus produksi dan cuaca ekstrem.

Perkembangan harga hingga 9 November 2025 juga menunjukkan tekanan dari komoditas cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi. Di samping itu, hampir semua daerah di Malang Raya mengalami kenaikan pada komoditas bawang merah, telur ayam ras, beras, minyak goreng, hingga udang dan jeruk.

"Ini bukan fenomena lokal semata, tekanan harga komoditas hortikultura bersifat nasional dan terkait langsung dengan gangguan produksi akibat curah hujan tinggi," katanya.

Kinerja Inflasi dan Stabilitas Sosial

Menurut Dedy, inflasi Kota Malang sebagai kota acuan terdekat bagi Kabupaten Malang tercatat sebesar 2,71% (year-on-year/yoy) dan 0,16% (month-to-month/mtm) pada November 2025. Kondisi ini relatif sejalan dengan inflasi Jawa Timur dan nasional. Ia menegaskan bahwa komoditas tomat, cabai merah, dan emas perhiasan merupakan pendorong utama inflasi saat ini.

Sementara beras, daging ayam ras, dan telur justru menahan laju inflasi karena pasokan terjaga dan distribusi relatif lancar.

Persiapan dan Koordinasi Instansi

Kasubsi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Faizal Aditya Wicaksana, menegaskan bahwa menjelang Nataru potensi tekanan inflasi harus dijaga dengan pendekatan intelijen yang kuat. "Periode ini memang identik dengan lonjakan konsumsi dan mobilitas. Kami mengantisipasi potensi pelanggaran seperti penimbunan, manipulasi harga, hingga distribusi barang yang tidak wajar," ujarnya.

Faizal menambahkan bahwa Kejaksaan terus berupaya memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi. Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo Pambudi Soekarno, menyampaikan bahwa kondisi keamanan secara umum relatif baik. Bahkan angka kejahatan menurun dibanding 2023 dan 2024. "Namun bukan berarti kita boleh lengah," ujarnya.

Dia mencontohkan, sejak Agustus hingga November, kasus pencabulan dan perlindungan anak masih berada di angka 2–3 kasus. "Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Keamanan keluarga adalah pondasi ketahanan sosial."

Persiapan Menghadapi Musim Hujan

Kasdim 0818/Malang–Batu, Mayor Czi Supaat, menegaskan kesiapsiagaan Kodim dalam menghadapi musim hujan, potensi bencana, serta kerawanan ideologi. "Kita belajar dari bencana di Sumatera, dan karena itu apel kesiapsiagaan sudah kami lakukan di wilayah Pantai Tamban," ujarnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan